Setelah Hancurkan Jepang, Topan Haisen Kini Bergeser ke Semenanjung Korea

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 07 September 2020 | 16:09 WIB
Setelah Hancurkan Jepang, Topan Haisen Kini Bergeser ke Semenanjung Korea
Ilustrasi badai. (Shutterstock)

Suara.com - Topan Haisen yang menghantam Jepang Selatan kini bergeser menuju Korsel dan mulai menyentuh daerah Ulsan, bagian utara Busan yang termasuk kota besar di Korea Selatan.

Menyadur BBC pada Senin (07/09/2020), sekitar 300 penerbangan dari 10 bandara di Korea dibatalkan akibat topan dahsyat ini.

Sebelumnya, Topan Haisen menghancurkan sebagian wilayah Jepang dan mengakibatkan putusnya aliran listrik di ratusan ribu rumah.

Kerusakan ini jauh lebih dahsyat dari perkiraan awal karena sebelumnya, Topan Haisen hanya diprediksi mengakibatkan sedikit kerusakan.

Ilustrasi badai. (Shutterstock)

Di Jepang, tiga puluh dua orang terluka, termasuk empat orang yang cedera terkena pecahan jendela kaca yang meledak di pusat evakuasi. Selain itu, 8 juta orang sudah dievakuasi dari jalur badai.

Semenanjung Korea dan Jepang tengah bergumul dengan beberapa badai belakangan ini. Sebelum Topan Haisen, mereka sudah mengalami gelombang angin kencang dari Topan Bavi dan Maysak.

Badai yang datang bergiliran ini mengakibatkan 5 ribu rumah kehilangan aliran listrik di sekitar Jeju, termasuk pulau-pulau tempat berbagai resort di lokasi wisata tersebut.

Korea Selatan sudah memberikan informasi dini tentang badai ini sebelumnya terutama untuk wilayah Jeju dan bagian selatan Korea Selatan lainnya seperti provinsi Gyeongsang.

Korporasi Bandara Korea mengatakan beberapa jembatan dan ruas rel kereta api ditutup, ribuan perahu nelayan dan kapal lainnya dipindahkan ke tempat aman.

Beberapa pakar memprediksi, badai sudah melemah ketika melewati lokasi ini. Namun Dinas Kehutanan Korea Selatan telah menaikkan peringatan tanah longsor ke level tertinggi.

Di Jepang, Topan Haisen menyebabkan kehancuran yang signifikan. 430 ribu rumah di wilayah Kyushu menjadi gelap gulita pada pukul 03.00 dini hari.

Badai ini juga menyebabkan penutupan pabrik, sekolah dan bisnis di seluruh Jepang bagian barat. Ratusan penerbangan dan layanan kereta juga dibatalkan.

Pencarian korban Badai Maysak di wilayah perairan juga dihentikan karena Topan Haisen.

Sebelumnya, sebuah kapal kargo Gulf Livestock 1 yang membawa 43 awak kapal dan 6.000 sapi hilang pada hari Rabu akibat badai Maysak. Tiga anggota awak berhasil diselamatkan, meskipun satu orang kemudian meninggal.

Menyadur Global News, Haishen yang berarti dewa laut dalam bahasa China, menyapu beberapa lokasi melalui Okinawa dan pulau-pulau selatan Jepang lainnya selama akhir pekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan! Sejumlah Lokasi Ini Diprediksi Akan Hujan Badai

Peringatan! Sejumlah Lokasi Ini Diprediksi Akan Hujan Badai

Tekno | Minggu, 06 September 2020 | 07:15 WIB

Dihajar Topan, Kapal Berisi 43 Awak dan 6.000 Ternak Hilang di Laut Jepang

Dihajar Topan, Kapal Berisi 43 Awak dan 6.000 Ternak Hilang di Laut Jepang

News | Kamis, 03 September 2020 | 12:39 WIB

Badai Laura Berakhir, Harga Minyak Dunia Tetap Turun

Badai Laura Berakhir, Harga Minyak Dunia Tetap Turun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2020 | 07:50 WIB

Terkini

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:08 WIB

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:42 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:36 WIB

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB