Pakai Seragam ASN, Wanita Ini Cari Calon Suami, Kriterianya Bikin Syok

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 08 September 2020 | 12:55 WIB
Pakai Seragam ASN, Wanita Ini Cari Calon Suami, Kriterianya Bikin Syok
Perempuan berseragam ASN mencari jodoh. (Instagram/@smart.gram)

Suara.com - Seorang perempuan berseragam ASN mengumumkan sedang mencari jodoh. Ia mengunggah pengumuman itu melalui sebuah video yang kini viral di sosial media.

Dengan berpakaian dinas berwarna putih, perempuan bernama Yesi Indola Sari ini mengatakan tengah mencari laki-laki untuk dijadikan suami.

Dalam video yang diunggah akun Instagram smart.gram, Yesi mengaku mencari laki-laki yang sanggup memberinya mahar sesuai keinginannya.

"Saya ingin mencari jodoh, saya ingin mencari calon suami yang siap memberi saya mahar uang sebanyak usia saya. Apabila usia saya saat ini 37 tahun, uangnya 37 juta dan emasnya 37 gram," kata Yesi.

Selain mahar berupa uang tunai dan emas tersebut, perempuan berambut sebahu ini juga meminta agar dibelikan mobil secara tunai atau cash.

"Setelah malam pertama, ketika memang benar saya perawan, selaput dara utuh. Maka suami saya harus membelikan mobil," lanjut perempuan itu.

Kendati tidak mengharuskan calon suaminya untuk membeli mobil jenis dan merk tertentu, namun Yesi memberi peringatan bahwa mobil yang dibeli calon pasangannya harus bertipe matik, bukan manual.

"Cash, dengan nama saya. Dan jangan dikredit karena saya tidak punya uang untuk mengkderit mobil tersebut," tegas perempuan itu.

Selain itu, Yesi juga meminta kepada para penonton videonya agar membantu melunasi hutang dia dengan cara berdonasi.

Di video lainnya, Yesi yang sudah berganti pakaian dengan mengenakan seragam ASN berwarna cokelat tua mengaku tengah terlilit hutang sebesar Rp 150 juta.

"Hutang saya 150 juta. Atas nama Yesi Indola Sari. Ini saya pinjam di bulan Februari tahun 2020," kata Yesi sembari menunjukkan struk peminjaman dari bank.

Ia mengaku nekat menggalang dana lewat internet karena gajinya yang hanya Rp 498.017 tidak cukup untuk membayar hutang serta kebutuhan sehari-hari.

Simak video persyaratan untuk menjadi jodoh Yesi DI SINI.

Kontan, video pencarian jodoh Yesi ini menuai beragam komentar dari warganet. Mereka menilai mahar yang diminta oleh perempuan tersebut terlalu berlebihan.

"Dia yang butuh, lakinya yang repot," komentar @hdmh_.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNS Dilarang Selfie dengan Calon Kepala Daerah Demi Netralitas

PNS Dilarang Selfie dengan Calon Kepala Daerah Demi Netralitas

News | Selasa, 08 September 2020 | 07:06 WIB

75 Orang di Bangka Positif Corona, Lima Diantaranya ASN

75 Orang di Bangka Positif Corona, Lima Diantaranya ASN

News | Minggu, 06 September 2020 | 12:52 WIB

Istri Punya 54 Kriteria Lelaki Idaman, Respons Suami jadi Sorotan

Istri Punya 54 Kriteria Lelaki Idaman, Respons Suami jadi Sorotan

News | Jum'at, 04 September 2020 | 19:52 WIB

Kasus Pertama, ASN Pemprov Riau Meninggal Terpapar Covid-19

Kasus Pertama, ASN Pemprov Riau Meninggal Terpapar Covid-19

Riau | Jum'at, 04 September 2020 | 13:18 WIB

Harga Anjlok, ASN Jateng Borong Sayuran

Harga Anjlok, ASN Jateng Borong Sayuran

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2020 | 13:00 WIB

Menag: Punya Pemikiran Khilafah Gak Usah Diterima Jadi ASN

Menag: Punya Pemikiran Khilafah Gak Usah Diterima Jadi ASN

News | Rabu, 02 September 2020 | 22:42 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB