WNI Dilarang Masuk Puluhan Negara, DPR Bakal Tanya Menlu Retno

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 09 September 2020 | 11:32 WIB
WNI Dilarang Masuk Puluhan Negara, DPR Bakal Tanya Menlu Retno
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan keterangan pers secara daring dari Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (20/5/2020). (Handout Kemlu RI)

Suara.com - Warga negara Indonesia (WNI) dilarang masuk ke sejumlah negara termasuk Malaysia lantaran jumlah kasus Covid-19 yang mencapai di atas 150 ribu. Terkait itu, Komisi I DPR RI bakal menanyakan lebih lanjut kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Anggota Komisi I Fraksi Golkar Christina Aryani mengatakan, pihaknya bakal mencari tahu bagaimana pemerintah mengantisipasi dampak dari pelarangan tersebut.

"Kami juga akan menanyakan kepada Menlu upaya yang sudah dan akan dilakukan dalam rapat pagi ini, untuk mengantisipasi dampak larangan entry ke negara-negara tersebut," kata Christina saat dihubungi, Rabu (9/9/2020).

Christina lantas menilai pelarangan tersebut wajar dilakukan sejumlah negara dengan tujuan melindungi warga negaranya dari penyebaran Covid-19. Indonesia pun tidak masalah apabila melakukan hal serupa.

Namun di sisi lain, Christina menganggap pelarangan tersebut nyatanya menjadi cambuk bagi Indonesia sendiri. Sebab hingga detik ini, jumlah kasus Covid-19 terus merangkak naik bahkan mencapai 200 ribu kasus.

Kekhawatirannya pun semakin meluas terutama terhadap kemampuan fasilitas kesehatan yang ada di tanah air.

"Ini menjadi cambuk untuk kita bahwa angka penularan di Indonesia ini sudah tinggi, nembus 200.000 ini tidak main-main. Kekhawatiran saya fasilitas kesehatan kita bisa jadi tidak sanggup mengatasi bila angkanya terus meningkat."

Sebelumnya, WNI dilarang masuk ke Malaysia karena permasalahan Covid-19 di Indonesia.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Judha Nugraha mengatakan, dubes Malaysia akan menyampaikan klarifikasi dari Pemerintah Indonesia ke Pemerintah Malaysia.

baca juga

"Dalam pertemuan tersebut Duta Besar menyampaikan akan menyampaikan pembicaraan tersebut ke pemerintah yang ada di Kuala Lumpur," ujarnya dikutip dari Ayo Jakarta—jaringan Suara.com—Jumat (4/9/2020).

Judha menegaskan berdasarkan informasi dari dubes Malaysia, larangan masuk tersebut hanya bersifat sementara.

Malaysia memberlakukan kebijakan terbaru itu mulai 7 September 2020.

Tidak hanya Indonesia, beberapa negara lain seperti Filipina, India, AS, Inggris, Arab Saudi, Prancis, Italia, Rusia, Bangladesh, Spanyol, dan Brasil, juga masuk daftar hitam sementara bagi Pemerintah Malaysia.

Pemerintah Malaysia melarang para pelancong dari negara dengan kasus Covid-19 di atas 150 ribu untuk memasuki wilayah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

59 Negara Tutup Pintu untuk WNI, PKS: Pemerintah Harus Introspeksi

59 Negara Tutup Pintu untuk WNI, PKS: Pemerintah Harus Introspeksi

News | Rabu, 09 September 2020 | 11:27 WIB

TPU Pondok Ranggon Diperluas untuk Kubur Jenazah COVID-19

TPU Pondok Ranggon Diperluas untuk Kubur Jenazah COVID-19

Jakarta | Rabu, 09 September 2020 | 11:14 WIB

Krisis Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19, Ini Kondisi TPU Pondok Ranggon

Krisis Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19, Ini Kondisi TPU Pondok Ranggon

Jakarta | Rabu, 09 September 2020 | 11:10 WIB

Orang Jakarta Diminta Nggak Usah Takut Kehabisan Liang Lahad

Orang Jakarta Diminta Nggak Usah Takut Kehabisan Liang Lahad

News | Rabu, 09 September 2020 | 11:04 WIB

Anggota DPRD Jabar Kritisi Hukuman Masuk ke Ambulans Berisi Keranda Mayat

Anggota DPRD Jabar Kritisi Hukuman Masuk ke Ambulans Berisi Keranda Mayat

Jabar | Rabu, 09 September 2020 | 10:47 WIB

Usai 11 Hari Isolasi, Novel Baswedan Beberkan Hasil Tes Covid-19

Usai 11 Hari Isolasi, Novel Baswedan Beberkan Hasil Tes Covid-19

News | Rabu, 09 September 2020 | 11:29 WIB

Positif Covid-19 di Papua Tambah 114 Orang, 62 Orang Asal Kota Jayapura

Positif Covid-19 di Papua Tambah 114 Orang, 62 Orang Asal Kota Jayapura

News | Rabu, 09 September 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Restoran di Jalan Wijaya Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Cara Membersihkan Lipstik Transferproof Waterproof yang Susah Hilang Tanpa Bikin Bibir Lecet

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 16:35 WIB

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Promo Hotel Agoda dari BRI, Bisa Dipakai Liburan Bertahun-tahun ke Depan

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:25 WIB

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:15 WIB

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 16:05 WIB

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Apakah Membersihkan Noda Lem di Bodi Mobil Pakai Aseton Aman?

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 16:04 WIB

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Promo Diskon 10% Dusit Thani untuk Seluruh Pemegang Debit Virtual BRI

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:00 WIB

Promo BRI Terbaru, Diskon hingga 40% untuk Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Promo BRI Terbaru, Diskon hingga 40% untuk Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 15:53 WIB

×