Terakhir, Teddy Gusnaidi menyebutkan bahwa Joko Widodo saat ini tengah kekurangan pembantu yang bernyali. Hal ini menjadi masalah serius yang harus ditangani.
"Jadi bergenti malu karena ini bukan aib. Masalah di kita sekarang ini adalah masalah nyali. Covid di Indonesia naik bukan karena aturan, tetapi karena pelaksanaan aturan diberikan kepada para pengecut. Ini PR besarnya Pak Jokowi. Terima kasih," pungkas Teddy Gusnaidi mengakhiri.
Hingga Rabu (9/9/2020) petang, cuitan Teddy Gusnaidi telah diretweets 30 kali dan disukai oleh lebih dari 141 pengguna Twitter.
Sejumlah warganet setuju dengan komentar yang dipaparkan oleh Teddy Gusnaidi.
"Ini benar, Indonesia tidak perlu malu karena "dilockdown" negara lain. Alasannya karena sejak awal pandemi, Indonesia kurang tepat dalam menanggapinya, bahkan terkesan menganggap enteng. Indonesia boleh merasa malu jika sejak awal memang serius dan tepat dalam menanggapi pandemi ini," timpal akun @fazayudiansyah.