Gegara Koala, Koalisi Politik di New South Wales Pecah

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 11 September 2020 | 13:20 WIB
Gegara Koala, Koalisi Politik di New South Wales Pecah
Ilustrasi koala.[shutterstock]

Suara.com - Koala menjadi penyebab terjadinya pecahannya koalisi pemerintahan New South Wales, negara bagian terpadat di Australia.

Menyadur Channel News Asia, Jumat (11/9/2020) perselisihan tentang koala menciptakan kekacauan politik yang terbentuk atas kebijakan yang dirancang untuk melindungi hewan khas benua Australia tersebut.

Partai Liberal dan Partai Nationals yang berfokus pada pedesaan, memiliki kemitraan puluhan tahun dalam politik negara bagian dan federal.

Kedua partai tersebut memiliki kekuasaan dibagi di seluruh posisi kabinet saat berada di pemerintahan.

Wakil Perdana Menteri NSW John Barilaro, dari Partai Nationals, mengatakan partainya tidak akan lagi mendukung undang-undang pemerintah kecuali ada perubahan pada kebijakan yang dirancang untuk melindungi habitat koala.

Barilaro mengatakan kebijakan baru secara tidak adil membatasi cara pemilik properti pedesaan dapat mengelola tanah mereka, tetapi dia mempertahankan partainya mendukung konservasi.

"Kami sebenarnya ingin melihat populasinya berlipat ganda. Kami tidak anti-koala," kata Barilaro.

Patai Nationals akan abstain dari pemungutan suara pada undang-undang pemerintah, kecuali jika hal itu memengaruhi wilayah regional.

Keputusan tersebut memaksa pemerintah untuk mencari dukungan di tempat lain untuk kebijakannya.

Partai Nationals juga akan memperkenalkan RUU minggu depan untuk mencabut undang-undang konservasi.

Partai Nationals memegang 13 kursi di majelis sementara Liberal memegang 35, memberikan koalisi mayoritas di majelis yang beranggotakan 93 orang.

Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian, pemimpin koalisi dan partai Liberal negara bagian, tidak segera menanggapi terjadi perpecahan tersebut.

Sebuah penyelidikan pada bulan Juni menemukan koala di NSW terancam punah pada tahun 2050 kecuali pemerintah segera turun tangan.

Pembukaan lahan untuk pertanian, pembangunan perkotaan, pertambangan dan kehutanan menjadi faktor terbesar hilangnya habitat koala.

Koala hidup di hutan kayu putih, yang sebagian besar terletak di wilayah timur negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Dapat Temui Ayahnya yang Kritis, Keluarga Ini Protes ke PM Queensland

Tidak Dapat Temui Ayahnya yang Kritis, Keluarga Ini Protes ke PM Queensland

News | Kamis, 10 September 2020 | 14:15 WIB

Kebijakan Covid-19 Queensland, Dilarang Berdansa namun Boleh Pesta Seks

Kebijakan Covid-19 Queensland, Dilarang Berdansa namun Boleh Pesta Seks

News | Rabu, 09 September 2020 | 21:07 WIB

Lagi, Peselancar Tewas Diserang Hiu saat Tunggangi Ombak Pantai Australia

Lagi, Peselancar Tewas Diserang Hiu saat Tunggangi Ombak Pantai Australia

News | Rabu, 09 September 2020 | 21:07 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB