Syekh Ali Jaber Lindungi Penusuknya Ingatkan Kisah Paus Maafkan Penembaknya

Siswanto

Minggu, 13 September 2020 | 21:45 WIB
Syekh Ali Jaber Lindungi Penusuknya Ingatkan Kisah Paus Maafkan Penembaknya
Syekh Ali Jaber di Gedung BNPB, Selasa (21/4/2020). [Bidik layar video BNPB]

Suara.com - Usai ditusuk, ulama Syekh Ali Jaber -- diberitakan sejumlah media -- melindungi pelakunya, AD (24), dari amukan warga di kawasan Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020), sore. 

Peristiwa itu mengingatkan pianis Ananda Sukarlan pada peristiwa 13 Mei 1981 ketika Paus Yohanes Paulus II ditembak Mehmet Ali Agca di lapangan St Petrus, Vatikan. 

Ketika itu, empat peluru pistol yang ditembakkan Ali Agca mengenai perut Paus. Dua timah panas lagi mengenai jari tangan Paus.

Peristiwa itu tak akan pernah dilupakan umat Katolik di seluruh dunia. Setelah lukanya sembuh dan tahu Ali Agca mendekam di penjara, Paus memaafkannya dan meminta umat Katolik mendoakan Ali Agca.

"Dia ngingetin aku ke Paus Yohanes Paulus II sih, abis ditembak Mehmet Ali Agca, dia memaafkan. Kabarnya SAJ malah melindunginya dari serangan publik ya," kata Ananda Sukarlan kepada Suara.com.

Syekh Ali Jaber ditusuk AD ketika ulama berpengaruh itu sedang memberikan kajian di Masjid Falahuddi. Syekh Ali Jaber sempat menangkis serangan mendadak itu. Dia menderita luka pada bagian atas tangan kanan dan kemudian mendapatkan beberapa jahitan.

Ananda Sukarlan memuji sikap Syekh Ali Jaber. Dia berharap kebaikan Syekh Ali Jaber bersedia melindungi nyawa orang yang mau mencelakainya dari amukan warga yang sudah murka, bisa sedikit membuka pikiran AD untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Itu sikap orang religius dalam arti sesungguhnya. Sama kayak Paus Yohanes Paulus II. Itu inti agama yang sesungguhnya: memaafkan dan membimbing orang-orang sesat ke jalan yang benar," kata Ananda Sukarlan.

Menurut Ananda Sukarlan, Syekh Ali Jaber merupakan tokoh hebat dan humanis.

baca juga

"Semoga beliau baik-baik saja dan lekas sembuh dari luka serangan tikaman sehingga bisa menyebarkan kebaikan lagi sesegera mungkin," kata Ananda.

AD sudah diamankan anggota Polsek Tanjung Karang Barat tak lama setelah kejadian dan kini dia sedang diinterogasi.

Ananda Sukarlan menyarankan penyerang Syekh Ali Jaber dan orang sesat lainnya ditempatkan di pusat rehabilitasi untuk dididik mental dan rohaninya.

"Jangan ke penjara yang bikin dia tambah radikal. Harus ada tempat yang nggak mengandung kekerasan untuk para teroris, walaupun penjagaan mesti ketat. Mereka Harusnya bisa dibersihkan dari brainwash radikalisme. Lama sih prosesnya, tapi itu masalah trauma, harga diri dan lain-lain. Psikologislah," kata Ananda Sukarlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Hari Ke-4 Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Ke-4 Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang Cari 5 Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:04 WIB

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:09 WIB

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

8 Orang Hilang di Selat Sunda, Termasuk 5 Jurnalis: Basarnas Lampung Kerahkan 2 Unit RIB

8 Orang Hilang di Selat Sunda, Termasuk 5 Jurnalis: Basarnas Lampung Kerahkan 2 Unit RIB

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:19 WIB

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali

Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, Gempa Hybrid Capai 100 Kali

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 16:18 WIB

Bandara Radin Inten II Dibuka Lagi Usai Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau

Bandara Radin Inten II Dibuka Lagi Usai Lumpuh Akibat Abu Anak Krakatau

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:14 WIB

Abu Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, 2 Bandara di Lampung Belum Dibuka!

Abu Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, 2 Bandara di Lampung Belum Dibuka!

News | Selasa, 08 September 2026 | 09:27 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak Sampai ke Depok

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak Sampai ke Depok

Video | Senin, 07 September 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

×