Syekh Ali Jaber Ditusuk, Fahri: Apa Benar Pelaku Gangguan Jiwa Atau...

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 09:48 WIB
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Fahri: Apa Benar Pelaku Gangguan Jiwa Atau...
Syekh Ali Jaber ditusuk. (ist)

Suara.com - Politikus Partai Gelora, Fahri Hamzah menulis surat terbuka kepada pihak Mabes Polri terkait kasus penusukan Syekh Ali Jaber oleh seorang pemuda di Lampung.

Surat terbuka tersebut disampaikan Fahri lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Minggu (14/9/2020). Menurutnya, kasus penusukan yang dialami oleh Syekh Ali Jaber dapat menjadi momentum untuk membuka jawaban dari berbagai pertanyaan.

"Yth Mabes Polri (@DivHumas_Polri). Penikaman Syekh Ali Jaber adalah momen penting untuk membuka terang apa sebetulnya yang membuat peristiwa seperti ini berulang?" tulis Fahri, dikutip suara.com.

Beberapa peristiwa penusukan dalam kurun waktu setahun terakhir disebut Fahri tampak seperti berulang dan terlihat tidak wajar. Oleh sebab itu, ia meminta agar Mabes Polri membuka lebar kasus penusukan ini.

"Apakah ini perilaku wajar? Apakah tuduhan orang gila kepada pelaku itu wajar? Apapun, ini harus dibuka lebar," sambungnya.

Tangkapan layar cuitan surat terbuka Fahri Hamzah kepada Mabes Polri (Twitter/@fahrihamzah).
Tangkapan layar cuitan surat terbuka Fahri Hamzah kepada Mabes Polri (Twitter/@fahrihamzah).

Lebih lanjut lagi, Fahri Hamza mengakui ada tuduhan sebagian kalangan yang mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi semacam interupsi rutin guna mengaburkan peristiwa lain.

"Ada tuduhan sebagian kalangan bahwa peristiwa ini adalah semacam 'interupsi' rutin yang dilakukan agar peristiwa lain tertutup," ungkap politisi Gelora ini.

Fahri juga menuturkan bahwa di era sekarang ini, orang bebas berspekulasi. Namun, tugas aparat hukum negara adalah membuka apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai ada sisi gelap yang ditutupi lagi.

Penusukan Syekh Ali Jebar amat disayangkan oleh Fahri Hamzah. Pasalnya, Syekh Ali Jebar adalah ulama yang menyampaikan pesan damai dan persatuan. Oleh sebab itu, Fahri mengharapkan kasus ini diperiksa tuntas.

"Pelaku harus diperiksa tuntas (termasuk oleh Psikolog). Jika ada dalang maka pun harus menerima akibat dari perbuatannya yang jahat ini," tegasnya.

Fahri pun membandingkan kasus ini dengan kasus penusukan Wirato dahulu. Jika penusukan Wiranto mudah untuk membuat plot bahwa pelaku simpatisan kaum radikal, bagaimana dengan pelaku penusukan Syekh Ali Jebar ini.

Lebih dalam lagi, Fahri mengatakan bahwa kasus penusukan Syekh Ali Jebar ini dapat memunculkan reaksi balasan. Pasalnya, ia merupakan ulama dengan pengikut banyak.

"Serangan fisik kepada beliau adalah peristiwa yang rawan dengan reaksi balasan. Maka harus ada kejelasan dan penjelasan luas," tutur Fahri.

Terakhir, Fahri memohon kepada pihak keamanan agar momen penusukan Syekh Ali Jebar ini dapat dijadikan pelajaran berharga.

"Kiranya kita perlu memohon kepada pihak keamanan secara keseluruhan agar momen ini terbuka lebar sebagai pelajaran. Semoga para ulama dan pembimbing umat dan bangsa, khususnya Syekh Ali Jaber diberikan kesabaran dan ketabahan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Polisi Tetapkan Penusuk Syekh Ali Jaber Sebagai Tersangka

Resmi! Polisi Tetapkan Penusuk Syekh Ali Jaber Sebagai Tersangka

News | Senin, 14 September 2020 | 09:26 WIB

Polisi Segera Periksa Kejiwaan Pemuda Penusuk Syekh Ali Jaber

Polisi Segera Periksa Kejiwaan Pemuda Penusuk Syekh Ali Jaber

News | Senin, 14 September 2020 | 09:16 WIB

Penusuk Syekh Ali Jaber Diduga Gangguan Jiwa, Arie Untung : Makin Jelas...

Penusuk Syekh Ali Jaber Diduga Gangguan Jiwa, Arie Untung : Makin Jelas...

Entertainment | Senin, 14 September 2020 | 09:13 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB