Tuntut Kucuran Dana, Ribuan Tenaga Medis Belgia Turun ke Jalan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 14 September 2020 | 12:00 WIB
Tuntut Kucuran Dana, Ribuan Tenaga Medis Belgia Turun ke Jalan
Ilustrasi tenaga medis (Unsplash)

Suara.com - Ribuan tenaga medis Belgia menggelar aksi unjuk rasa di jalanan Brussel menuntut pemerintah lebih banyak mengucurkan dana untuk sistem kesehatan di tengah hantaman pandemi Covid-19.

Menyadur MSN, sedikitnya 4.000 petugas medis turut bergabung dalam protes yang digelar pada Minggu (13/9) ini.

Dengan memakai masker dan menenteng poster bertuliskan "perhatikan tenaga medis", para pengunjuk rasa meminta politisi untuk meningkatkan gaji dan dana kesehatan.

"Kami datang ke sini di Brussel untuk mendemostrasikan dan menuntut lebih banyak rasa hormat untuk pekerjaan kami dan kenaikan gaji," ujar Marie-Stella, demonstran yang telan bekerja sebagai perawat sejak 1988.

"Saya ingin diberi sarana untuk memberikan perawatan yang berkualitas tinggi dan manusiawi. Dan untuk itu, kami membutuhkan dukungan finansial," kata Claudine, perawat psikiatri.

Virus corona di Belgia, kewajiban masyarakat mengenakan masker di mana pun. [François WALSCHAERTS/AFP]
Virus corona di Belgia, kewajiban masyarakat mengenakan masker di mana pun. [François WALSCHAERTS/AFP]

Aksi massa ini diinisiasi oleh kelompok pekerja kesehatan La Sante en Lutte, yang menuntut diakhirinya "komodifikasi perawatan".

Kelompok ini menyebut krisis virus corona telah mengekspos kerapuhan sistem perawatan kesehatan di Belgia, termasuk kurangnya perlindungan yang memadai bagi staf dan pengunjian yang mumpuni untuk pasien virus corona.

Belgia melaporkan 9.923 kematian akibat Covid-19 yang menempatkan negara ini di posisi tiga tertinggi di dunia untuk kematian per 100.000 orang, menyusul San Marino dan Peru.

Pemerintah mengklaim tingkat kematian tinggi lantaran negara ini juga memasukkan data korban meninggal yang masih berstatus terduga terinfeksi Covid-19, belum dikonfirmasi.

Berdasarkan laporan Worldometer, Senin (14/9), Belgia mencatatkan total 93.455 infeksi dengan 977 kasus virus corona baru, serta 9.925 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Farmasi UMM Bantu Tenaga Medis di RSU UMM Tangani Covid-19

Mahasiswa Farmasi UMM Bantu Tenaga Medis di RSU UMM Tangani Covid-19

Your Say | Kamis, 10 September 2020 | 17:58 WIB

Kasus Covid-19 di Belgia Semakin Menggila

Kasus Covid-19 di Belgia Semakin Menggila

Video | Kamis, 10 September 2020 | 17:45 WIB

Protes Pemotongan Gaji, Tenaga Medis RS Permata Bunda Medan Gelar Demo

Protes Pemotongan Gaji, Tenaga Medis RS Permata Bunda Medan Gelar Demo

Sumut | Kamis, 03 September 2020 | 18:27 WIB

Terkini

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB