Tak Punya BPJS, Bocah 5 Tahun Terpaksa Tahan Rasa Sakit karena Patah Tulang

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 14 September 2020 | 16:13 WIB
Tak Punya BPJS, Bocah 5 Tahun Terpaksa Tahan Rasa Sakit karena Patah Tulang
Anaka berusia lima tahun di Kabupaten Mandar membutuhkan pertolongan untuk biaya operasi. [Ist]

Suara.com - Kisah miris dialami Ridwan, Warga Galung Desa Kalukku Barat, Kecamatan Kalukku Kabupaten Mandar Sulawesi Barat hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya yang terus menahan rasa sakit, lantaran lengan tangan kanannya patah usai jatuh dari pagar.

Keinginannya untuk bisa berobat pupus, lantaran tidak mendapat penanganan dokter spesialis akibat tidak memiliki biaya dan BPJS Kesehatan.

Ridwan mengemukakan, sebenarnya sang anak telah mendapat pertolongan pertama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju.

Namun, pihak rumah sakit menyarankan agar anaknya yang berusia lima tahun dirujuk ke Makassar.

Saran tersebut disampaikan, lantaran RSUD Mamuju tidak memiliki dokter spesialis bedah tulang.

"Disarankan rujuk ke rumah sakit di Makassar, karena katanya di RSUD Mamuju tidak ada dokter spesialis,” kata Ridwan seperti dilansir Pojokcelebes.com-jaringan Suara.com pada Senin (14/9/2020).

Mendengar kabar itu, pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu hanya bisa tertegun. Lantaran dia tidak memiliki biaya untuk pengobatan.

Akhirnya dengan berat hati, dia bersama keluarganya memilih membawa pulang anaknya ke rumah untuk dirawat seadanya karena saat ini tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

“Terpaksa saya bawa pulang, pak. Karena tak punya biaya. Saya sudah ke Dinsos, tapi katanya harus menunggu 14 hari dulu. Ya masa menunggu dua minggu, baru dioperasi. Untuk biaya ambulans saja katanya Rp 800 ribu, belum lagi biaya operasinya setelah saya tanyakan, katanya sekitar Rp 10 jutaan lebih," katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Mamuju dr Titin, mengakui, pihaknya menyarankan kepada keluarga pasien untuk melakukan rujukan ke Makassar.

“Kita sebenarnya punya dokter, tapi sedang di Makassar. Sehingga, awalnya kita sarankan rujuk ke Polewali tapi ditolak, kemudian kita sarankan lagi ke Makassar tapi keluarga pasien katanya tidak punya biaya," katanya.

Meski demikian, Ridwan mengaku membutuhkan uluran tangan dari pemerintah untuk pengobatan anaknya yang kini dirawat di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerja Keras Pemerintah Tekan Angka Kemiskinan Sia-sia Imbas Corona

Kerja Keras Pemerintah Tekan Angka Kemiskinan Sia-sia Imbas Corona

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 12:28 WIB

Pemerintah Dinilai Abaikan Putusan MA Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Pemerintah Dinilai Abaikan Putusan MA Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

DPR | Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:31 WIB

DPR Sesalkan Aturan Pemerintah Naikkan Tarif BPJS Kesehatan saat Pandemi

DPR Sesalkan Aturan Pemerintah Naikkan Tarif BPJS Kesehatan saat Pandemi

DPR | Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB