Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin Minta Jokowi Turun Tangan

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 14 September 2020 | 21:27 WIB
Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin Minta Jokowi Turun Tangan
Alpin Adrian, penusuk Syekh Ali Jaber (Antara)

Suara.com - Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Polri mengusut tuntas kasus penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin menduga ada pihak yang menjadi otak penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

"Kami mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus ini, menyingkap tentang kemungkinan ada pihak yang bermain di baliknya," ujar Din dalam keterangannya, Senin (14/9/2020).

Dewan Pertimbangan MUI juga meminta Polri memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.

"Memproses secara transparan, obyektif dan imparsial, hingga menyeret pelaku ke ruang pengadilan dan keadilan, untuk dikenakan sanksi maksimal sesuai hukum yang berlaku," ucap dia.

Syekh Ali Jaber ditusuk pelaku Alpin Adrian saat mengisi ceramah di Bandar Lampung pada Minggu (13/9/2020). Akibatnya, ia mengalami luka pada lengan kanan.

Din meyakini tindakan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber merupakan bentuk kriminalisasi terhadap ulama.

Ia kemudian menduga penusukan tersebut dilakukan secara terorisasi terhadap ulama dan tokoh Islam.

"Kami meyakini bahwa tindakan penikaman itu adalah bentuk kriminalisasi terhadap ulama/tokoh Islam, dan dirasakan merupakan bagian dari skenario terorisasi terhadap ulama dan tokoh Islam," ucap dia.

baca juga

Karena itu pihaknya meminta Polri bersungguh-sungguh menegakkan keadilan hukum dengan memeriksa pelaku penikaman dengan melibatkan Tim Psikiater independen.

Din juga meminta Polri memperhatikan bukti-bukti atau kesaksian yang disampaikan banyak pihak bahwa pelaku penikaman tidaklah gila.

"Agar Polri jangan ringan lisan dengan hanya menerima pengakuan sepihak dari orang tua pelaku tanpa verifikasi dan mengabaikan bukti-bukti dan testimoni banyak pihak dan menyeret pelaku ke meja pengadilan dan dituntut hukuman maksimal sesuai hukum yang berlaku," kata Din.

Tak hanya itu, Din mengatakan pihaknya berpendapat bahwa ketidakmauan dan ketidakmampuan Polri untuk mengungkap kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. Ia kemudian membandingkan seperti kasus penganiayaan terhadap ulama di masa lalu akan mengurangi kepercayaan kepada Polri.

"Seperti kasus-kasus penganiayaan terhadap ulama/dai pada masa lalu, akan mengurangi kepercayaan masyarakat khususnya umat Islam terhadap Polri," tutur dia.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga berharap Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz dan Presiden Jokowi ikut menangani kasus penusukan terhadap figur ulama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syekh Ali Jaber Ditusuk, FPI: Ini Modus Kaum Komunis

Syekh Ali Jaber Ditusuk, FPI: Ini Modus Kaum Komunis

News | Senin, 14 September 2020 | 21:04 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk Lagi Ceramah, Dude Harlino Minta Ulama Dilindungi

Syekh Ali Jaber Ditusuk Lagi Ceramah, Dude Harlino Minta Ulama Dilindungi

Entertainment | Senin, 14 September 2020 | 20:45 WIB

Ditusuk Saat Ceramah, LPSK Persilahkan Syeikh Ali Jaber Ajukan Perlindungan

Ditusuk Saat Ceramah, LPSK Persilahkan Syeikh Ali Jaber Ajukan Perlindungan

News | Senin, 14 September 2020 | 20:24 WIB

Penusuk Syekh Ali Jaber Stres Gegara Ibu Nikah Lagi, Polisi Tak Percaya

Penusuk Syekh Ali Jaber Stres Gegara Ibu Nikah Lagi, Polisi Tak Percaya

News | Senin, 14 September 2020 | 19:08 WIB

Tak Kenal Penikam Syekh Ali Jaber, Ketua RT Syok Alpin Ternyata Warganya

Tak Kenal Penikam Syekh Ali Jaber, Ketua RT Syok Alpin Ternyata Warganya

News | Senin, 14 September 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×