Dokter Gadungan Terungkap Identitasnya, Aslinya Tidak Lulus SD

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 15 September 2020 | 19:12 WIB
Dokter Gadungan Terungkap Identitasnya, Aslinya Tidak Lulus SD
Ilustrasi dokter meninggal karena virus Corona. (Shuttterstock)

Suara.com - Seorang dokter gadungan terungkap identitasnya setelah bekerja untuk 16 rumah sakit dan sebenarnya ia hanya tamatan kelas 5 sekolah dasar.

Menyadur Indian Express, Selasa (15/9/2020) identitas Veeragandham Teja terungkap setelah ia bekerja untuk 16 rumah sakit bahkan menjadi anggota bakti sosial bersama polisi.

Keberuntungan Teja habis pada 10 September, ketika polisi Rachakonda, yang menangani laporan atas tuduhan pelecehan mental dan fisik yang diajukan oleh istri keduanya, menemukan jaringan penipuan dan kebohongan.

Istri keduanya menuduh bahwa Teja telah menyembunyikan pernikahan sebelumnya dan melakukan perselingkuhan.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi kemudian menemukan empat FIR (laporan) lain mengenai pria 22 tahun tersebut. Mulai dari mengumpulkan uang dan menipu orang dengan dalih menyelesaikan sengketa tanah, janji pekerjaan pemerintah dan swasta hingga intimidasi kriminal dan bahkan melukai.

Teja menggunakan nama alias seperti Avinash Reddy, Teja Reddy dan YS Teja, dan polisi menemukan dia pernah mengaku sebagai kerabat dekat Kepala Menteri Andhra Pradesh YS Jagan Mohan Reddy.

Kejutan terbesar datang ketika mereka menyadari yang disebut dokter ini ternyata adalah seorang putus sekolah sejak kelas 5 SD.

Segala sesuatu mulai dari rapor nilai Kelas 10 miliknya, hingga sertifikat sementara dan sertifikat migrasi dari universitas dipalsukan dan diperoleh secara curang dengan bantuan konsultan pendidikan, kata polisi.

Polisi juga menangkap ayahnya Veeragandham Venkat Rao, dan kerabatnya Bokudi Srinivasa Rao, yang menjalankan sebuah konsultan di kota Ongole distrik Prakasam di Andhra Pradesh. Lima orang lainnya yang terlibat pada kasus Teja masih buron.

baca juga

Pada tahun 2016, Teja ditangkap oleh polisi Sampigehalli di Bengaluru saat dia menyamar sebagai petugas IPS dan juga menggunakan kendaraan dinas yang mengaku sebagai putra perwira senior IPS. Dia dibebaskan dalam kasus tersebut, kata polisi.

Sebuah catatan pers dari Komisaris Polisi Mahesh Bhagwat mengatakan lembar penilaian dan sertifikat transfer diperoleh dengan harga 100.000 rupee dari Bhartiya Shiksha Parishad di Lucknow dengan bantuan sekolah yang bertanggung jawab, Marry Thomson, yang juga sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Lebih lanjut, ia mendapatkan salinan sertifikat berbeda antara 2010 dan 2014 untuk menunjukkan bahwa ia lulusan MBBS dari Pandit Deendayal Upadhyay Memorial Health Sciences dan Ayush University of Chhattisgarh, Raipur.

Karena Teja tidak melakukan pembayaran penuh, dia hanya diberi salinan pindaian dan bukan dokumen asli oleh karyawan, yang juga merupakan terdakwa dalam kasus tersebut.

Penyelidikan oleh polisi Rachakonda menemukan bahwa dengan menggunakan sertifikat tersebut, Teja bergabung dengan JN Medical College untuk magang di mana dia benar-benar belajar tentang perawatan medis dan juga menjadi fasih berbahasa Inggris, Hindi, dan Kannada.

Bahkan saat dia bergabung dengan rumah sakit Bengaluru sebagai DMO, dia melanjutkan karirnya dengan sertifikat palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ruwetnya Lalu Lintas Sepeda Motor, Netizen: Udah Kaya Kutu!

Viral Ruwetnya Lalu Lintas Sepeda Motor, Netizen: Udah Kaya Kutu!

Batam | Selasa, 15 September 2020 | 08:31 WIB

Pengiriman Aprilia SXR 160 di India Berlangsung Bulan Ini

Pengiriman Aprilia SXR 160 di India Berlangsung Bulan Ini

Otomotif | Senin, 14 September 2020 | 16:10 WIB

Dianggap Penyihir, Lansia Perempuan 75 Tahun Tewas Dihajar Tetangga

Dianggap Penyihir, Lansia Perempuan 75 Tahun Tewas Dihajar Tetangga

News | Senin, 14 September 2020 | 13:43 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×