Benih Lobster Diselundupkan, Susi Pudjiastuti: Masih Adakah Kewarasan Akal?

Sabtu, 19 September 2020 | 17:34 WIB
Benih Lobster Diselundupkan, Susi Pudjiastuti: Masih Adakah Kewarasan Akal?
Ilustrasi Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku sedih atas terulangnya penyelundupan benih lobster ke luar negeri.

"Betapa besar nilai SDA yang seharusnya menjadi milik masa depan bangsa ini/para nelayan dan juga future value ekonomi bangsa yang diambil untuk diberikan kepada ekonomi bangsa lain," tulis Susi dalam akun Twitternya @susipudjiastuti, Jumat (18/09/2020).

Kicauan Susi tersebut ia tumpahkan menanggapi berita penyelundupan benih lobster ilegal senilai miliaran rupiah di Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam berita yang disebarkan Susi, sebanyak 300 boks benih lobster akan diekspor ke Vietman menggunakan pesawat Cathay Pacific CX798.

"300 box itu minimal 5 sampai dengan 6 juta ekor bibit. Akan jadi berapa ribu ton lobster bila besar nanti?" sambung Susi dengan emotican sedih.

Tangkapan layar kicauan Susi Pudjiastuiti. (Twitter/@susipudjiastuti).
Tangkapan layar kicauan Susi Pudjiastuiti. (Twitter/@susipudjiastuti).

Sebagai mantan Menteri Kelautan yang sering menenggelamkan kapal, Susi lantas mempertanyakan keseriusan pemerintah soal penyelundupan benih lobster tersebut.

"Masih adakah kewarasan akal, kesehatan pikir, rasa welas asih kita manusia. Lobster besar tidak ada yg bisa dipanen, ikanpun tidak dapat lagi karena laut terang benderang setiap malam," imbuhnya menyampaikan pandangan.

Susi menambahkan, apabila penyelundupan semacam itu terus dilestarikan, maka ke depannya nelayan bangsa Indonesia akan semakin sulit mencari ikan.

"Pancing, jating ikan tidak dapat apa-apa lagi, cahaya terang telah menjauhkan ikan-ikan dari nelayan," tutupnya.

Baca Juga: Kapal Sitaan Susi Mulai Karatan, Edhy Mau Jadikan Mesin Produksi Negara

Cuitan akun Susi yang berpengikut 1,9 juta orang itu pun langsung disambar pelbagai komentar dari warganet.

"Kekayaan alam itu pemberian Tuhan untuk dinikmati seluruh rakyat, penguasa diberikan mandat hanya untuk mengelolah dengan baik, bukan untuk menguasai," ujar pemilik akun @Anshar_Ma****

"Harapan saya jangan sampai kita ibarat jual anak ayam harga seribu hanya untuk dapat duit, tapi gak mikir mau makan induk ayamnya harga 50 ribu, akhirnya hanya ngeliat doang jadi penonton gak makan-makan," timpal warganet lainnya @MundauBor***

"Kenapa bangsa kita tidak mampu membesarkan lobster tersebut ya Bu, jadi sedih," sahut pemilik akun @Yudi****

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI