Disebut Ngotot Ingin Berkuasa, Susi Pudjiastuti Beri Jawaban Telak

Dany Garjito | Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 08:09 WIB
Disebut Ngotot Ingin Berkuasa, Susi Pudjiastuti Beri Jawaban Telak
Ilustrasi Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Ema Rohima)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dianggap ingin berkuasa ketika menyetujui usulan Rizal Ramli yang menggugat Presidential Threshold 20 (PT 20) dalam Pilpres.

Namun dukungan Susi atas usulan RR yang menggugat agar PT 20% dihapus hingga jadi nol justru dianggap seorang warganet sebagai langkah Susi untuk berkuasa.

Untuk diketahui PT 20 adalah Pasal 222 UU nomor 7 Tahun 2017 Tentang Ambang Batas Pencalonan Presiden atau Presidential Threshold.

Bunyi pasal itu adalah, "Partai politik atau gabungan partai politik harus memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada Pemilu 2014 untuk bisa mengusung pasangan Capres dan Cawapres di Pilpres".

Dalam utasannya, Susi mengatakan bahwa perjuangan RR menghapus PT 20 punya peluang kecil untuk menang di Mahkamah Konstitusi, terutama di situasi politik saat ini.

Kendati demikian, Susi tetap mengapresiasi langkah RR memberanikan diri mengajukan gugatan tersebut.

"Perjuangan yang muskil, jauh dari kemungkinan menang/dengan kata lain akan sia-sia pada situasi politik, elite, masyarakat saat ini, tapi apa yang Pak RR perjuangkan sepantasnya diapresiasi. Bapak Bangsa ini pernah mengatakan Negeri ini bukan hanya Negeri akal tapi juga Negeri Spiritual," tulis Susi Pudjiastuti, Selasa (22/9/2020).

Namun, pendapat Susi ini mendapat sorotan tajam oleh sejumlah warganet. Mereka menganggap bahwa RR mengajukan gugatan PT 20 hanya karena ia ingin mencalonkan diri sebagai presiden.

Susi kemudian menegaskan bahwa gugatan PT 20% punya dampak memberikan kesempatan lebih besar untuk seluruh pemimpin dari kalangan mana saja, bukan hanya yang memiliki dukungan partai.

"Kenapa ketidaksukaan pribadi kepada seseorang membuat Anda lupa bahwa PT 20% itu mengikat seluruh bangsa untuk mendapatkan kesempatan lebih besar dipimpin oleh pemimpin yang berpihak kepada rakyat bukan hanya yang memiliki dukungan dari partai yang memiliki 20% suara saja. Coba pikir dengan dalam," jawab Susi kepada seorang warganet.

Sementara itu, seorang warganet menyatakan ketidaksetujuannya atas pemaparan Susi. Ia bahkan menilai Susi juga punya keinginan untuk berkuasa.

"Saya kurang sepakat Bu Susi bilang RR ini bapak bangsa. Dan ternyata Anda juga ngebet pengen berkuasa ya bu," tulis seorang warganet.

Menyimak respons warganet itu, Susi lantas meluruskan maksud pernyataannya soal bapak bangsa, dan mengabaikan tuduhan soal keinginan berkuasa.

"Yang saya maksud Bapak Bangsa di sini bukan RR, yang statemen: Negeri ini bukn hanya negeri akal tapi juga negeri spiritual adalah Bung Karno," tegas Susi Pudjiastuti.

Gugatan Rizal Ramli

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Coba Gaya Ngopi Ala Susi Pudjiastuti, Budhi: Ngopi di Atas Kano Nggak Enak

Coba Gaya Ngopi Ala Susi Pudjiastuti, Budhi: Ngopi di Atas Kano Nggak Enak

Jogja | Senin, 21 September 2020 | 17:15 WIB

Benih Lobster Diselundupkan, Susi Pudjiastuti: Masih Adakah Kewarasan Akal?

Benih Lobster Diselundupkan, Susi Pudjiastuti: Masih Adakah Kewarasan Akal?

News | Sabtu, 19 September 2020 | 17:34 WIB

FBI Peringatkan Pilpres AS Rawan Campur Tangan Rusia

FBI Peringatkan Pilpres AS Rawan Campur Tangan Rusia

News | Jum'at, 18 September 2020 | 15:19 WIB

Anggaran Kesehatan Dipangkas saat Pandemi Covid, Rizal Ramli: Pantas Ambyar

Anggaran Kesehatan Dipangkas saat Pandemi Covid, Rizal Ramli: Pantas Ambyar

News | Jum'at, 18 September 2020 | 14:43 WIB

Refly Sebut Penumpang Gelap Pertamina: Pengusaha, Namanya Pernah di Pilpres

Refly Sebut Penumpang Gelap Pertamina: Pengusaha, Namanya Pernah di Pilpres

News | Jum'at, 18 September 2020 | 12:52 WIB

Rizal Ramli Kepret Solusi Covid dari Diagnosa Ngasal sampai Vodoo Medicines

Rizal Ramli Kepret Solusi Covid dari Diagnosa Ngasal sampai Vodoo Medicines

News | Rabu, 16 September 2020 | 07:44 WIB

Terkini

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB