Pemandu Wisata Dirudapaksa 5 Pria 1 Wanita di Hotel Bintang 5

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 10:03 WIB
Pemandu Wisata Dirudapaksa 5 Pria 1 Wanita di Hotel Bintang 5
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pemandu wisata di India menjadi korban pemerkosaan oleh lima pria dan satu wanita di sebuah hotel bintang 5 di New Delhi, India.

Menyadur NDTV, Selasa (22/9/2020) korban mengaku telah diperkosa oleh lima orang pria dan satu orang perempuan di sebuah hotel bintang lima di dekat India Gate, New Delhi.

Seorang pria yang diduga pelaku telah ditangkap, diidentifikasi bernama Manoj Sharma, seorang warga Sheikh Sarai, Delhi.

Menurut keterangan polisi, insiden itu terjadi pada hari Jumat dan wanita itu membuat panggilan darurat keesokan harinya.

Kamar di hotel pusat kota New Delhi tempat kejahatan itu terjadi dilaporkan telah dipesan oleh dua orang pengusaha.

Korban, yang bekerja sebagai pemandu wisata dan eksekutif pemesanan tiket, mengatakan kepada polisi bahwa dia sangat membutuhkan uang dan para tersangka memanggilnya ke hotel dengan dalih memberinya pinjaman dengan harga rendah.

"Mengenai pengaduan korban, sebuah kasus didaftarkan terhadap 6 tersangka termasuk seorang wanita," Wakil Komisaris Polisi New Delhi, Eish Singhal mengatakan kepada NDTV.

"Korban dibujuk ke kamar hotel dengan dalih memberikan pinjaman dengan tarif subsidi oleh para tersangka," jelas Komisaris Eish Singhal.

"Korban bekerja sebagai pemandu wisata sekaligus agen pemesanan tiket dan sangat membutuhkan uang. Kamar yang dipesan di bawah nama dua pebisnis, " tambahnya.

Pihak kepolisian New Delhi sedang melakukan investigasi lebih lanjut dan masih memburu tersangka lainnya.

Awal bulan ini, seorang gadis remaja juga dilaporkan diperkosa oleh seorang sopir ambulans saat dia dibawa ke rumah sakit untuk perawatan Covid-29 di India.

Pelaku yang berusia 29 tahun itu dikatakan telah melancarkan serangan seksual terhadap wanita berusia 19 tahun saat dia dibawa ke pusat perawatan.

Dan pada bulan Agustus, serangan seks mengerikan lainnya dilaporkan setelah seorang remaja diperkosa dan dibunuh sebelum tubuhnya dimutilasi dan dibuang di ladang tebu.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di desa Pakaria dekat perbatasan Nepal di distrik Lakhimpur Kheri, Uttar Pradesh.

Dikutip dari The Sun, hampir 34.000 kasus pemerkosaan dilaporkan di India setiap tahun meskipun ada undang-undang yang lebih ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Monumen Cinta' Taj Mahal Kembali Dibuka Meski Infeksi Corona Melonjak

'Monumen Cinta' Taj Mahal Kembali Dibuka Meski Infeksi Corona Melonjak

News | Selasa, 22 September 2020 | 07:15 WIB

Ingin Tahu Jenis Kelamin Bayinya, Ayah Nekat Robek Perut Istri

Ingin Tahu Jenis Kelamin Bayinya, Ayah Nekat Robek Perut Istri

News | Senin, 21 September 2020 | 16:21 WIB

Bangunan Tiga Lantai Runtuh, 10 Orang Tewas dan 11 Luka-Luka

Bangunan Tiga Lantai Runtuh, 10 Orang Tewas dan 11 Luka-Luka

News | Senin, 21 September 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB