Denny Siregar ke Gatot Nurmantyo: Berapa Orang PKI yang Sudah Anda Tangkap?

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 17:51 WIB
Denny Siregar ke Gatot Nurmantyo: Berapa Orang PKI yang Sudah Anda Tangkap?
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Pernyataan Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo terkait dengan gelagat kebangkitan gerakan Partai Komunias Indonesia (PKI) tengah menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari pegiat media sosial Denny Siregar yang menyentil Gatot dengan sebuah pertanyaan.

"Pak @Nurmantyo_Gatot, saya mau nanya...," tulisnya lewat akun Twitter, Rabu (23/9/2020).

Denny Siregar mempertanyakan berapa anggota PKI yang telah berhasil ditangkap oleh Gatot selama ia menjadi Panglima TNI.

Pasalnya, Denny seperti menangkap gelagap Gatot yang seolah-olah takut dengan munculnya kembali PKI.

Cuitan Denny Siregar Kepada Gatot Nurmantyo (Twitter/@Dennysiregar).
Cuitan Denny Siregar Kepada Gatot Nurmantyo (Twitter/@Dennysiregar).

"Jaman jadi panglima, ada berapa anggota PKI yang sudah bapak tangkap sehingga bapak sekarang begitu takutnya?" ucapnya lanjut.

Cuitan Denny Siregar sontak mengundang berbagai reaksi publik. Beberapa dari mereka menuturkan pandangannya terkait dengan keberadaan PKI.

"Saya sebagai rakyat kecil yang hidup di kampung punya pandangan lain. Menurut saya PKI itu sudah tidak ada di negara kita. Jadi tidak perlu dikhawatirkan. Kalau mungkin anak cucu ataupun cicit iya pasti ada. Tapi kan dia bukan PKI, betul tidak?" ujar @suman*****.

"Tidak kepikiran bakal ditanya kaya gini. Pak Gatot mohon jawabannya agar pendukung bapak tidak merasa dikibulin," balas @kupra********.

Untuk diketahui, Gatot Nurmantyo dalam tayangan YouTube Hersubeno Poin, Senin (21/9/2020) mengatakan bahwa ia telah mencium gelagat bangkitnya gerakan Partai Komunis Indonesia sejak tahun 2008 lalu.

Kebangkitan PKI tersebut dinilai olehnya berbahaya dan bisa mengancam utuhnya negara Republik Indonesia.

Menurut penuturan Mantan Panglima TNI ini, ia telah mendapatkan sejumlah data terkait dengan bangkitnya kembali PKI gaya baru. Data tersebut ia temukan semasa masih menjadi bagian dari TNI.

Hal itu kemudian membuat Gatot membungkusnya dengan proxy war. Ia bahkan mengaku telah memberikan kuliah umum tentang gagasan proxy warnya tersebut ke puluhan universitas di Indonesia.

"Tanggal 10 Maret 2014, saya masih menjabat Pangkostrad TNI dan saya beranikan untuk memberikan kuliah umum tentang proxy war di UI. Hal ini terus saya lakukandan saat saya jadi panglima sudah ada 59 universitas yang saya beri materi kuliah umum soal proxy war," ungkapnya.

Lebih dalam lagi, Gatot mengatakan bahwa saat dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI, ia juga pernah membuat kebijakan agar semua jajarannya menyaksikan kembali kekejaman komunis dalam film G30S PKI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Ciracas, Anggota TNI Lakukan Pengrusakan Sepanjang 8 Kilometer

Tragedi Ciracas, Anggota TNI Lakukan Pengrusakan Sepanjang 8 Kilometer

News | Rabu, 23 September 2020 | 15:37 WIB

Bukan Mainkan Isu PKI, Ustaz Hilmi: Buzzer Biasanya Komen HTI dan Khilafah

Bukan Mainkan Isu PKI, Ustaz Hilmi: Buzzer Biasanya Komen HTI dan Khilafah

News | Rabu, 23 September 2020 | 15:29 WIB

Versi Gatot Nurmantyo, Ini Alasan Pencopotan Dirinya dari Panglima TNI

Versi Gatot Nurmantyo, Ini Alasan Pencopotan Dirinya dari Panglima TNI

Jatim | Rabu, 23 September 2020 | 13:04 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB