Satu Bulan Dirawat, Alexei Navalny Akhirnya Keluar dari Rumah Sakit Berlin

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 17:52 WIB
Satu Bulan Dirawat, Alexei Navalny Akhirnya Keluar dari Rumah Sakit Berlin
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Suara.com - Pentolan oposisi Rusia Alexei Navalny dilaporkan telah dipulangkan dari rumah sakit di Berlin setelah menjalani perawatan selama 32 hari.

Menyadur BBC, Rabu (23/9/2020), rumah sakit Charite menyatakan kondisi kritikus Presiden Vladimir Putin yang diracun dengan Novichok ini telah membaik.

Navalny mengunggah foto di media sosial yang menunjukkan dirinya berdiri tanpa bantuan, menyematkan caption bahwa dokter telah membantunya sembuh total.

Rumah sakit menyebut pria berusia 44 tahun ini telah menghabiskan 32 hari di sana, termasuk 24 hari dalam perawatan intensif.

"Berdasarkan kemajuan pasien dan kondisi saat ini, dokter yang merawat percaya bahwa pemulihan total mungkin tercapai. Namun, masih terlalu dini untuk mengukur potensi efek jangka panjang dari keracunan parahnya," ujar keterangan kepolisian.

Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]
Alexei Navalny, kritikus sekaligus opisis Kremlin dipindahkan ke Jerman.[Twitter/@Kira_Yarmysh]

Awal bulan ini, rumah sakit mengungkapkan bahwa Navalny sudah mulai pulih, mengatakan dia tak lagi menggunakan ventilator dan dapat bangkit dari tempat tidurnya.

Saat itu, pemerintah Jerman menyebut laboratorium di Prancis dan telah mengonfirmasi kembali tes Jerman yang menunjukkan bahwa racun yang diberikan untuk Navalny adalah agen syaraf Novichok.

Kendati demikian, Kremlin mengatakan tidak hal tersebut tidak berbukti.

Dalam sebuah ungghan Instagram pada Selasa (22/9), Navalny menepis kabar yang konon datang dari Putin, menyebut ia meracuni dirinya sendiri.

Surat kabar Prancis Le Monde melaporkan bahwa dalam panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 14 September, Putin disebutkan menghina Navalny, menganggapnya sebagai pembuat onar di internet.

"Putin telah mengakali saya," tulis Navalny di Instagram. "Akibatnya, saya, seperti orang bodoh, menghabiskan 18 hari dalam keadaan koma tetapi gagal mencapai apa yang saya inginkan. Provokasi telah gagal!"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Alexei Navalny Temukan Racun Novichok di Botol Minuman Hotel

Tim Alexei Navalny Temukan Racun Novichok di Botol Minuman Hotel

News | Kamis, 17 September 2020 | 20:55 WIB

Kondisi Membaik usai Diduga Diracun, Alexei Navalny: Saya Bisa Bernapas

Kondisi Membaik usai Diduga Diracun, Alexei Navalny: Saya Bisa Bernapas

News | Rabu, 16 September 2020 | 12:42 WIB

Diduga Keracunan Novichok, Alexei Navalny Kini Selamat dari Koma

Diduga Keracunan Novichok, Alexei Navalny Kini Selamat dari Koma

News | Rabu, 09 September 2020 | 03:01 WIB

Terkini

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:28 WIB

Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik

Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:20 WIB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:17 WIB

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:15 WIB

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:16 WIB

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:47 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:30 WIB