Wanita Diperkosa Sopir dan Kondektur saat Bus Tengah Melaju

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 28 September 2020 | 09:58 WIB
Wanita Diperkosa Sopir dan Kondektur saat Bus Tengah Melaju
Ilustrasi bus. (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Suara.com - Seorang wanita India diduga menjadi korban perkosaan oleh beberapa pria saat menaiki bus di Uttar Pardesh, pada Jumat (25/9/2020) malam waktu setempat.

Menyadur Gulf News, wanita yang tak disebutkan namanya itu ditemukan terbaring tak sadarkan diri di Delhi Road di Meerut keesokan harinya.

Korban kemudian langsung di bawa ke rumah sakit sebelum akhirnya menceritakan semua pengalaman traumatis tersebut kepada pihak kepolisian.

Ini adalah insiden ketiga di Uttar Pradesh dalam sekitar satu bulan terakhir ketika seorang penumpang wanita dalam perjalanan ke Delhi diperkosa oleh sekelompok pria dalam bus yang sedang melaju.

Parahnya, kelompok pemerkosa itu termasuk sopir dan kondektur bus yang diduga sudah merencanakan aksi bejatnya sejak awal.

Korban, menurut laporan, mengatakan kepada polisi bahwa dia naik bus dari halte Bhaisali, Jumat malam.

Di dalam bus, dia diberi minuman dingin yang tampaknya telah dibubuhi obat penenang. Ketika pingsan, korban langsung diperkosa beramai-ramai sepanjang malam.

Korban adalah penduduk asli kota Sardhana di distrik Meerut. Polisi dikabarkan telah merekam kesaksian wanita itu dan mengirimnya untuk pemeriksaan medis.

Anggota polisi Ajay Sahni membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan sedang diupayakan penangkapan pelakunya.

Dalam proses pengejaran, polisi disebut Ajay juga dibantu okeh rekaman CCTV demi mengumpulkan sebanyak bukti petunjuk dan barang bukti.

Kasus pemerkosaan dalam kendaraan bukanlah hal baru di India. Awal September lalu, seorang perempuan yang terinfeksi virus corona, diperkosa di dalam ambulans oleh sopir.

Menyadur Times of India, perempuan berusia 20 tahun ini dilecehkan dalam perjalanan menuju rumah sakit pada Sabtu (5/9/2020) malam.

Pengemudi ambulans, Nouval V, kini telah diringkus polisi dan diberhentikan dari perusahaan layanan ambulans Kaniv 108, GVK Emri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Bakteri Brucellosis Terjadi di 2 Negara

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wabah Bakteri Brucellosis Terjadi di 2 Negara

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 18:29 WIB

Merasa 'Diintipi' saat di Toilet, 52 Guru Ngamuk Tuntut Sekolah

Merasa 'Diintipi' saat di Toilet, 52 Guru Ngamuk Tuntut Sekolah

News | Sabtu, 26 September 2020 | 18:22 WIB

Suami Jual Istri ke India, Terancam 12 Tahun Penjara

Suami Jual Istri ke India, Terancam 12 Tahun Penjara

News | Sabtu, 26 September 2020 | 18:49 WIB

Hanya Sesaat Melepas Rindu, Pelukan Ayah ke Anaknya Ini Bikin Haru

Hanya Sesaat Melepas Rindu, Pelukan Ayah ke Anaknya Ini Bikin Haru

News | Sabtu, 26 September 2020 | 14:47 WIB

Tak Kuat Menahan Mules, Penumpang Ini 'Jebol' Buang Air Besar di Bus

Tak Kuat Menahan Mules, Penumpang Ini 'Jebol' Buang Air Besar di Bus

Otomotif | Sabtu, 26 September 2020 | 13:52 WIB

Terkini

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB