Tengku Zulkarnain: Komunisme di Mana-mana Biadab, Membunuh Banyak Orang

Dany Garjito, Hernawan

Rabu, 30 September 2020 | 12:19 WIB
Tengku Zulkarnain: Komunisme di Mana-mana Biadab, Membunuh Banyak Orang
Tengku Zul Sebut Komunisme Biadab (YouTube Tengku Zulkarnain).

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain angkat bicara soal kemungkinan kebangkitan kembali gerakan Partai Komunis Indonesia.

Dalam acara Indonesia Lawyers Club Selasa (29/9/2020), Tengku Zul mengatakan bahwa Ideologi tidak pernah mati. Sebab, di dalam Alquran dan Hadist juga diterangkan soal perkara ini. Menurutnya, mengatakan ideologi akan mati berarti menentang teori ilmiah.

"Ideologi tidak pernah mati, hidup terus. Alquran dan Hadist juga seperti itu. Kalau ada yang mengatakan ideologi akan mati, ini menentang teori ilmiah," ujarnya seperti dikutip Suara.com.

Lebih lanjut lagi, Tengku Zulkarnain menuturkan bahwa saat ini sudah tampak gejala kebangkitan gerakan PKI. Sebab, pemerintahan sekarang dianggap memberi angin segar kepada PKI untuk bergerak secara leluasa.

Tengku Zul Sebut Komunisme Biadab (YouTube Tengku Zulkarnain).
Tengku Zul Sebut Komunisme Biadab (YouTube Tengku Zulkarnain).

"Apakah mungkin PKI itu masih hidup? Saya melihat gejalanya mulai tampak. Mirip dengan masa pemerintahan Bung Karno, pemerintahan tahun ini memberi angin kepada PKI," tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut Wasekjend MUI ini juga menjelaskan banyak soal sepak terjang PKI semasa orde lama atau pemerintahan Soekarno. Waktu itu, orang-orang komunis yang awalnya berafiliasi dengan Uni Soviet disebut berganti haluan menjadi kepada Cina.

Tengku Zul bercerita bahwa usai diterima lagi, PKI kala itu bahkan bisa menduduki posisi ke-4 dalam Pemilu. Hal tersebut membuat Bung Karno memasukkan orang PKI ke dalam jajaran menteri. Oleh sebab itu Moh. Hatta selaku Wakil Presiden kala itu mengundurkan diri.

"Mereka masuk ke pemilu pemenang empat. Pemenang pertama PNI 58 kursi konstituante, Kedua Masyumi 58 kursi konstituante, Ketiga Partai NU 30 kursi, dan keempat adalah komunis pimpinan Aidit 28 kursi," jelasnya dengan menggebu-gebu.

"Kemudian Bung Karno memasukkan mereka masuk ke dalam kabinet. Ini pengkhianat bangsa tahun 1948 dimasukkan sebagai menteri dan menyebabkan Moh. Hatta menarik diri dari Wakil Presiden. Gak mau Hatta kerja sama dengan komunis ini," sambungnya.

baca juga

Tengku Zul menambahkan bahwa Bung Karno pernah memenjarakan sejumlah rekan seperjuangannya yang menolak PKI. Salah satunya Buya Hamka, selama dua tahun lebih. Sampai-sampai ia harus meminum kencing.

"Sempat minum kencing. Apa salahnya Buya Hamka? Imperialis? Kapitalis? Bukan, karena beliau menolak PKI, menolak komunis," tukasnya.

Wasekjend MUI tersebut lantas maju ke era tahun 1965. Ia menyebutkan bahwa waktu itu PKI yang dipimpin Aidit melakukan pemberontakan. Mereka yang dibunuh adalah ulama atau para tokoh agama.

Dalam hal ini, Tengku Zul menyinggung keterkaitan PKI dengan Nasakom buatan Bung Karno.

"Nasakom bersatu sejak tahun 1960. Tahun 1965 yang paling banyak dibunuh kyai dari NU sendiri, kawannya dari satu koalisi," kata Tengku.

"Kalau Bu Sukmawati tadi bilang di Rusia mereka membunuh para feodal, disini mereka membunuh kyai kok," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Nikah Soekarno Dijual Secara Online, Ini Klarifikasi Ridwan Kamil

Surat Nikah Soekarno Dijual Secara Online, Ini Klarifikasi Ridwan Kamil

News | Rabu, 30 September 2020 | 09:48 WIB

Panas! Tengku Zul ke Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

Panas! Tengku Zul ke Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

News | Selasa, 29 September 2020 | 14:20 WIB

Kena Sentil Tengku Zulkarnain, Denny Siregar Beri Respons Menohok

Kena Sentil Tengku Zulkarnain, Denny Siregar Beri Respons Menohok

News | Selasa, 29 September 2020 | 08:11 WIB

Terkini

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×