Debat Capres AS: Donald Trump Akui Ogah Bayar Pajak

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 30 September 2020 | 13:16 WIB
Debat Capres AS: Donald Trump Akui Ogah Bayar Pajak
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan masker saat menyusuri lorong dalam kunjunganya ke Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed di kawasan Washington, Amerika Serikat. [ALEX EDELMAN / AFP]

Suara.com - Calon presiden petahana, Donald Trump secara terang-terangan mengakui dirinya ogah membayar pajak saat menghadiri debat calon presiden (capres) Amerika Serikat, Rabu (30/9/2020).

Pengakuan itu disampaikan Trump setelah mendapat serangan dari lawannya, Joe Biden, mengenai isu pajak yang dilaporkan The New York Times.

The New York Times dalam laporannya menyebut presiden AS ke-45 itu tidak membayar pajak federal selama 10 dari 15 tahun terakhir.

"Saya tidak ingin membayar pajak," kata Donald Trump dalam debat pertama capres AS 2020-2024 dikutip dari Global News, Rabu (30/9/2020).

Meski mengakui dirinya mengemplang pajak, Donald Trump tetap membela diri bahwa tindakannya bukanlah hal baru. Banyak orang di AS disebutnya melakukan hal serupa.

Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pengusaha swasta, Trump mengklaim apa yang dilakukannya juga dilakukan orang lain dengan menghindari pajak.

Meski jujur dengan tindakannya, Donald Trump turut membantah bahwa laporan The New York Times yang menyebutnya hanya membayar pajak penghasilan sebesar 750 dolar AS atau sekitar Rp11 juta pada tahun 2016-2017, tidak benar.

Dia mengklaim bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya telah membayar jutaan dolar pajak kepada Amerika Serikat.

"Saya membayar $ 38 juta satu tahun, saya membayar $ 27 juta satu tahun," kata Trump.

Klaim Donald Trump langsung disambar oleh Joe Biden yang meminta politikus partai Republik itu untuk menunjukkan bukti pembayaran pajaknya.

Biden berjanji dia akan "merobek" pemotongan pajak utama yang diperkenalkan Trump pada 2017 jika dia terpilih sebagai presiden.

“Kode pajak yang menempatkannya pada posisi di mana dia membayar pajak lebih sedikit daripada uang yang dihasilkan guru sekolah adalah karena dia," kata Biden.

"Dia berkata dia pintar karena dia dapat memanfaatkan kode pajak, dan dia memanfaatkan kode pajak."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan, Kasus Harian Covid-19 di New York Tembus 1.000

Mengerikan, Kasus Harian Covid-19 di New York Tembus 1.000

Video | Rabu, 30 September 2020 | 09:00 WIB

Bantah Disebut Pilah-pilih, Google Siap Perketat Pajak Aplikasi Pengembang

Bantah Disebut Pilah-pilih, Google Siap Perketat Pajak Aplikasi Pengembang

Tekno | Rabu, 30 September 2020 | 07:30 WIB

Penembakan di Depan Rumah Hantu Gegara Masalah Antrean, Satu Orang Tewas

Penembakan di Depan Rumah Hantu Gegara Masalah Antrean, Satu Orang Tewas

News | Selasa, 29 September 2020 | 19:25 WIB

Kembaran dengan Melania Trump, Segini Harga Baju Syahrini

Kembaran dengan Melania Trump, Segini Harga Baju Syahrini

Entertainment | Selasa, 29 September 2020 | 17:38 WIB

Jepang, AS, Australia, dan India akan Duduk Bareng Bahas Cara Hadapi China

Jepang, AS, Australia, dan India akan Duduk Bareng Bahas Cara Hadapi China

News | Selasa, 29 September 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot

News | Kamis, 09 April 2026 | 23:08 WIB

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:49 WIB

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global

News | Kamis, 09 April 2026 | 22:06 WIB

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:51 WIB

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:29 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:12 WIB

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:07 WIB

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:00 WIB