Panas! Debat Komandan Banser vs Novel PA 212 soal Kebangkitan PKI

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Rabu, 30 September 2020 | 13:51 WIB
Panas! Debat Komandan Banser vs Novel PA 212 soal Kebangkitan PKI
Novel Bamukmin dan Muhamamd Nuruzzaman. (YouTube/Talk Show TV One)

Suara.com - Komandan Densus 99 Banser Muhammad Nuruzzaman dan Wassekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin saling silang pendapat soal isu kebangkitan PKI di Indonesia.

Keduanya terlibat adu argumen kala menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Malam TV One, Selasa (29/9/2020).

Saat itu, Novel Diminta menjelaskan soal pendapatnya mengenai isu PKI di Indonesia. Ia berpendapat jika di bawah rezim kekuasaan Presiden Joko Widodo adalah puncak dari neo PKI.

"Kenapa saya bilang puncaknya saat ini? Karena wujud dari Ketuhanan Yang Maha Esa, yang selama ini menjadikan Indonesia surganya buat penista agama karena dipenggal Ketuhanan Yang Maha Esa, maka puncaknya di RUU HIP itu." kata Novel.

Ia mengaitkan isu kebangkitan itu dengan upaya penghapusan TAP MPRS No 25 Tahun 1965.

"RUU HIP itu ingin memeras Pancasila menjadi Trisila, Ekasila, unsur ketuhanan lagi-lagi ingin dihapuskan. Rentetan itu sudah jelas dan mencapai puncaknya saat ini," sambung Novel.

Lebih lanjut ia mengatakan jika ideologi komunisme di Indonesia terus berkembang dan anak cucu PKI sudah mulai terang-terangan muncul.

Menyimak ulasan dari Novel Bamukmin, Komandan Densus 99 Banser, Nuruzzaman, menyatakan ketidaksetujuannya.

"Ya tidak sepakat sama sekali saya. Mas Novel ini enggak belajar sejarah. Tadi sudah diceritakan oleh Profesor Asvi (Warman Adam) dan Profesor Kiki (Hermawan Sulistyo) bahwa di dunia ini sudah tidak ada agi ideologi komunismme," kata Nuruzzaman.

baca juga

Nuruzzaman lantas mengaitkan bahwa ideologi komunisme bahkan sudah mulai luntur di beberapa negara penganut komunis.

"Dalam praktek kenegaraan tadi, disebutkan hanya Kuba dan Korea Utara. Cina saja, sudah tidak lagi menggunakan konsep komunisme dalam urusan ekonomi mereka," ucap Nuruzzaman.

Ia melanjutkan, dilihat dari kebijakan politik yang diambil pemerintah, Indonesia justru lebih condong menganut konsep neoliberal yang bertentangan dengan komunis.

Nuruzzaman juga menyebut jika yang lebih mengancam keutuhan NKRI adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ketimbang PKI.

"Jadi menurut saya ini orang (Novel) sedang berhalusinasi. Orang yang benci dengan pemerintah saat ini, kemudian memanfaatkan agenda tahunan 30 September itu, dijadikan konsumsi publik. Padahal faktanya, yang jelas-jelas mengancam NKRI saat ini adalah HTI," kata Nuruzzaman.

Ia membandingkan dua kelompok tersebut dilihat dari upaya ancaman secara keagamaan dan perubahan Pancasila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PA 212: Gaya Satrio Robek Al Quran Seperti PKI, Tak Bisa Didiamkan!

PA 212: Gaya Satrio Robek Al Quran Seperti PKI, Tak Bisa Didiamkan!

Jakarta | Rabu, 30 September 2020 | 13:21 WIB

Kenang Sejarah Kelam G30S PKI, Sukabumi Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kenang Sejarah Kelam G30S PKI, Sukabumi Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Jabar | Rabu, 30 September 2020 | 13:14 WIB

Pemuda Corat-coret Musala, PA 212 Minta Laskar Jaga Ulama dan Tempat Ibadah

Pemuda Corat-coret Musala, PA 212 Minta Laskar Jaga Ulama dan Tempat Ibadah

News | Rabu, 30 September 2020 | 13:13 WIB

Satrio Robek Alquran dan Coret Musala, PA 212: Gaya Pelaku Seperti PKI

Satrio Robek Alquran dan Coret Musala, PA 212: Gaya Pelaku Seperti PKI

News | Rabu, 30 September 2020 | 12:42 WIB

Sukmawati Soekarno Putri: Ideologi PKI adalah Pancasila

Sukmawati Soekarno Putri: Ideologi PKI adalah Pancasila

News | Rabu, 30 September 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×