Fahri Hamzah ke Moeldoko: Pemerintah Sipil Tapi Kosakatanya Militer

Dany Garjito, Hernawan

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 14:15 WIB
Fahri Hamzah ke Moeldoko: Pemerintah Sipil Tapi Kosakatanya Militer
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ketika menghadiri acara Aksi Nasional Pencehagan Korupsi (ANPK) di gedung KPK di Jakarta, Rabu (26/8/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

Suara.com - Pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang mengingatkan agar gagasan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tidak berupaya mengganggu stabilitas politik ternyata mendapat respons beragam dari sejumlah tokoh publik.

Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah lewat jejaring Twitternya ikut angkat suara dan mengomentari pernyataan Moeldoko ini.

"Gampang banget orang dituduh mengganggu stabilitas politik," ujarnya seperti dikutip Suara.com, Jumat (2/10/2020).

Lebih lanjut lagi, Fahri Hamzah juga mengkritisi kalimat Moeldoko yang dinilai terlalu militer untuk ukuran pemerintah sipil.

"Pemerintah sipil tapi kosa katanya militer... Militer Zaman baheula," lanjutnya.

Cuitan Fahri Hamzah Respons Pernyataan Moeldoko (Twitter/@Fahrihamzah).
Cuitan Fahri Hamzah Respons Pernyataan Moeldoko (Twitter/@Fahrihamzah).

Sebelumnya, Moeldoko menilai gerakan KAMI adalah bentuk dari sekumpulan kepentingan.

"Mereka itu bentuknya hanya sekumpulan kepentingan, silakan saja, tidak ada yang melarang. Kalau gagasannya bagus kita ambil, tetapi kalau arahnya memaksakan kepentingan akan ada perhitungan," ujar Moeldoko dalam catatan wawancara refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko mengatakan bahwa gagasan yang disampaikan Gatot Nurmantyo Cs tersebut membuat suhu politik memanas. Menurutnya, politik selalu berdinamika, tidak ada yang stagnan.

"Tidak ada namanya dinamika yang stagnan. Setelah ada KAMI, nanti ada KAMU, terus ada apalagi kan? Kita tidak perlu menyikapinya berlebihan sepanjangan masih gagasan-gagasan," tukas Moeldoko.

baca juga

Selain itu, Kepala Staf Kepresidenan tersebut pun tidak menjelaskan bahwa ia tidak menyalahkan keberadaan KAMI. Sebab, KAMI merupakan bagian dari proses demokrasi di Indonesia.

Akan tetapi, Moeldoko mengingatkan agar gagasan-gagasan yang dicetuskan oleh KAMI tidak berupaya mengganggu stabilitas politik.

Pasalnya, apabila sudah ada arah kesana, ada risiko yang harus ditanggung oleh KAMI. Moeldoko mengatakan negara memiliki kalkulasi dalam menempatkan demokrasi dan stabilitas negara.

"Jangan coba-coba mengganggu stabilitas politik. Kalau bentuknya sudah mengganggu stabilitas politik, semua ada risikonya. Negara punya kalkulasi dalam menempatkan demokrasi dan stabilitas," kata Moeldoko lanjut.

Terakhir, Moeldoko menuturkan bahwa kegaduhan yang terjadi saat ini sifatnya masih biasa. Oleh sebab itu, respons yang ada tidak harus berlebihan.

"Kalkulasinya sekarang sih masih biasa saja. Tidak ada yang perlu direspons berlebihan. Tetapi manakala itu sudah bersinggungan dengan stabilitas dan mulai menggangu, saya ingatkan kembali negara punya kalkulasi. Untuk itu ada hitung-hitungannya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gatot Merasa Dicopot, Moeldoko: Belum Tentu Sesuai yang dipikirkan Pimpinan

Gatot Merasa Dicopot, Moeldoko: Belum Tentu Sesuai yang dipikirkan Pimpinan

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 06:00 WIB

Tengku ke Moeldoko: Biar Seperti Korea Utara Sekalian, Berani Cabut?

Tengku ke Moeldoko: Biar Seperti Korea Utara Sekalian, Berani Cabut?

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 06:30 WIB

Moeldoko Peringatkan KAMI, Tengku Zul: yang Diganggu Apa?

Moeldoko Peringatkan KAMI, Tengku Zul: yang Diganggu Apa?

News | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:20 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×