Tersembunyi di Kebun Buah, Petani Ini Tak Sengaja Temukan Granat PD II

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 04 Oktober 2020 | 10:04 WIB
Tersembunyi di Kebun Buah, Petani Ini Tak Sengaja Temukan Granat PD II
Ilustrasi granat. (Pixabay/njellL)

Suara.com - Seorang petani buah di Malaysia tak sengaja menemukan granat tersembunyi di kebunnya yang berada di kawasan Sungai Itek.

Menyadur The Star, Rabu (30/9/2020), granat tua yang telah berkarat itu diduga kuat berasal dari masa Perang Dunia Kedua.

Pejabat kepolisian setempat, Hasron Nazri Hashim, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari seorang pria, tentang penemuan bahan peledak itu sekitar pukul 10.10 pagi.

Investigasi awal mengungkap si petani telah menanam buah dan sayuran lahan tersebut selama empat tahun terakhir.

Penemuan granat tua itu berawal ketika putra si petani tengah memotong rumput di kebun.

Ia kemudian secara tak sengaja melihat sebuah benda aneh yang ketika diteliti lebih dekat adalah sebuah granat tangan. Laporan pun langsung diajukan.

"Regu penjinak bom dipanggil dan mereka telah memverifikasi bahwa bom yang ditemukan adalah granat tangan tipe fuze yang sudah berkarat," ujar Hasron.

Hasron menambahkan tidak ada detil lain di granat berukuran 11 cm itu, "diyakini berasal dari Perang Dunia II."

Penemuan serupa juga terjadi pekan ini, di mana seorang perempuan di Permatang Berangan menemukan bom dari masa Perang Dunia II di sekitar rumahnya.

Penemuan ini bermula ketika perempuan itu melihat sebagian bom itu pada Senin (29/9). Penasaran, ia nekat menggali tanah untuk mencari tahu apa sebenarnya benda tersebut.

Setelah mengetahui benda hitam itu adalah bom, perempuan itu langsung menelepon putrinya yang lantas membuat laporan polisi.

Asisten Komisaris Kepolisian Seberang Prai Utara, Noorzainy Mohd Noor mengatakan penyelidikan mengungkap bom itu tak mengalami perubahan dari bentuk aslinya.

"Tim kami pergi ke lokasi dan memastikan bahwa bom tersebut sebenarnya telah terkubur di kompleks rumah selama beberapa waktu," ujar Noor.

Noor menyebut bahan peledak itu nampak seperti bom mortir. Namun, unit penjinak bom kemudian mengonfirmasi bahwa itu adalah bom peluru yang digunakan selama Perang Dunia II.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tersandung Benda Aneh di Teras, Perempuan Ini Ternyata Temukan Bom PD II

Tersandung Benda Aneh di Teras, Perempuan Ini Ternyata Temukan Bom PD II

News | Selasa, 29 September 2020 | 20:17 WIB

Lagi Asyik Bakar Sampah, Pria Ini Kaget Temukan Puluhan Koin Kuno VOC

Lagi Asyik Bakar Sampah, Pria Ini Kaget Temukan Puluhan Koin Kuno VOC

Kalbar | Sabtu, 26 September 2020 | 18:17 WIB

Granat Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan Warga di Langkat

Granat Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan Warga di Langkat

Sumut | Minggu, 13 September 2020 | 15:32 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB