Jokowi Berubah! Abdillah Toha: Presiden Sekarang Mendengar Suara Siapa?

Dany Garjito | Hernawan | Suara.com

Selasa, 06 Oktober 2020 | 16:27 WIB
Jokowi Berubah! Abdillah Toha: Presiden Sekarang Mendengar Suara Siapa?
Abdillah Toha (Twitter).

Suara.com - Mantan Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha angkat suara mengkritisi Presiden Jokowi yang disebut sudah tidak lagi pro kepada rakyat.

Lewat jejaring Twitternya, Abdillah Toha mengungkit sosok Jokowi yang dulu pernah mendefinisikan demokrasi sebagai mendengar suara publik. Namun, belakangan Abdillah Toha tampak menyangsikannya sehingga ia bertanya Jokowi berpihak kepada siapa.

"Dulu Presiden Jokowi mendefinisikan demokrasi sebagai mendengar suara rakyat. Sekarang mendengar suara siapa? Suara oligarki?" ujarnya, Selasa (6/9/2020).

Abdillah Toha dalam cuitannya menyertakan foto tangkapan layar sebuah teks yang di dalamnya memuat pola komunikasi Presiden Jokowi. Teks tersebut menyoroti perubahan pola komunikasi Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo dan Presiden RI.

Teks tersebut mengungkit pernyataan Presiden Jokowi saat debat calon presiden berlangsung. Kala itu, Jokowi mendefinisikan demokrasi secara sederhana yakni mendengar suara rakyat.

Cuitan Abdillah Toha Kritik Jokowi yang Tak Lagi Mendengar Suara Rakyat (Twitter/@AT_AbdillahToha).
Cuitan Abdillah Toha Kritik Jokowi yang Tak Lagi Mendengar Suara Rakyat (Twitter/@AT_AbdillahToha).

Upaya mendengar suara rakyat tersebut memang sudah dipraktikkan Jokowi saat ia masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Lebih tepatnya saat proses pemindahan sebuah pasar di sana.

Dalam teks itu disebutkan bahwa perundingan memindahkan pasar di Solo tersebut ditempuh lewat proses yang panjang dan sabar. Berkebalikan dengan Jokowi saat ini.

Pada kalimat terakhir teks tersebut, tampak penulis terheran-heran mengapa pendekatan dialog yang sudah dilakukan Presiden Jokowi selama ini kini berubah.

Cuitan Abdillah Toha ditimpali oleh sejumlah warganet. Salah satu dari mereka merasa bahwa Jokowi sudah berubah sejak periode pertama.

"Lingkungan sudah merubahnya tidak perlu jauh ketika di Walkot Solo. Dengan periode 1 pun sudah banyak berbeda," tukasnya.

Kritikan Abdillah Toha kepada Jokowi sebenarnya bukan baru kali ini terjadi. Pada Rabu (23/9/2020) lalu, ia juga sempat mengatakan bahwa Jokowi terkesan tidak lagi mendengar rakyat.

Selain itu, ia juga merasa bahwa Jokowi kini mengesampingkan suara rakyat dan lebih mementingkan partai dan oligarki.

"Ada kesan kuat pemimpin nasional tidak lagi mendengar rakyat. Suara partai dan oligarki lebih penting," ujarnya.

Prasangkanya tersebut berangkat dari sejumlah hal yang dirasa mengganjal. Pertama soal permintaan penundaan Pilkada yang tidak digubris. Kedua adalah banyaknya kasus besar berhenti tanpa jelas ujungnya. Terakhir adanya menteri yang gagal mengurusi covid tetapi tetap dipertahankan.

Abdillah Toha juga mengatakan bahwa masih banyak lagi kejanggalan dari pemerintahan Jokowi. Akan tetapi, ia tidak membeberkan secara detail apa saja yang dimaksudnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Cipta Kerja Disahkan, Muncul Gerakan #BlockJokowi di Twitter

RUU Cipta Kerja Disahkan, Muncul Gerakan #BlockJokowi di Twitter

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:27 WIB

UU Cipta Kerja Diketok, Ananda Badudu: Jokowi Tak Pernah di Pihak Kita

UU Cipta Kerja Diketok, Ananda Badudu: Jokowi Tak Pernah di Pihak Kita

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:25 WIB

3 Arahan Jokowi Bangun Model Bisnis Korporasi Petani dan Nelayan

3 Arahan Jokowi Bangun Model Bisnis Korporasi Petani dan Nelayan

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 10:48 WIB

Terkini

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:32 WIB

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:17 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB