Kasus Covid-19 di Indonesia Peringkat ke 137 Dunia, Jubir: Cukup Baik

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:49 WIB
Kasus Covid-19 di Indonesia Peringkat ke 137 Dunia, Jubir: Cukup Baik
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

Suara.com - Juru Bicara Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan Indonesia menduduki peringkat ke 137 dari 216 negara dengan jumlah kasus 1.120 per 1 juta penduduk.

"Indonesia saat ini menduduki peringkat 137 dari 216 negara dengan jumlah kasus sebesar 1.120 per 1 juta penduduk," ujar Wiku dalam jumpa pers, Selasa (6/10/2020).

Wiku menganggap peringkat ke 137 cukup baik untuk Indonesia. Dibandingkan dengan jumlah penduduk, jumlah kasus di Indonesia lebih sedikit dibanding 78 negara lain.

"Ini adalah peringkat yang cukup baik. Artinya jika dibandingkan dengan jumlah penduduk, jumlah kasus di Indonesia masih lebih sedikit dari 78 negara lainnya di dunia," tutur Wiku.

Indonesia kata Wiku, menduduki peringkat 102 dari 216 negara dengan jumlah kematian 41 per 1 juta penduduk.

Ia lagi-lagi menganggap peringkat tersebut cukup baik, namun 1 kematian tetap saja bernilai nyawa.

"Jangan menganggap enteng kematian dan harus betul-betul kita tekan hingga tidak ada lagi kematian akibat covid 19 di Indonesia," tutur Wiku.

Terlait kasus kesembuhan, Wiku memaparkan Indonesia menduduki peringkat 19 dari 216 negara dengan total keseluruhan mencapai 232.593 orang.

Menurutnya kasus kesembuhan Covid di Indonesia harus terus ditingkatkan dan tidak berpuas diri dengan peringkat yang baik

"Jika dilihat dari jumlah pemeriksaan di Indonesia, pada pekan pertama bulan Oktober ini Indonesia telah mencapai 70,13 persen dari target Who. Kita harus kejar terus sehingga benar-benar dapat mencapai 100 persen target dari WHO yakni 267.000 orang yang dites per minggu," kata Wiku.

Lebih lanjut, Wiku mengatakan tantangan yang dihadapi Indonesia yakni tingkat positif atau positivity rate di bulan September mencapai 16,11 persen. Jumlah tersebut kata Wiku, tiga kali lebih besar dari standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu 5 persen.

"Angka ini sangat besar dan harus segera ditekan dan dikoreksi memperbanyak lakukan testing dan disiplin protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan dan positif ratenya bisa menurun," tutur dia.

Bahan Evaluasi

Wiku menginginkan data-data tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah agar semua pihak tak lengah dengan penyebaran Covid-19.

Selain itu ia juga mengingatkan pada masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Kemudian segera lakukan pemeriksaan atau testing apabila mengalami gejala covid 19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klarifikasi Charly Van Houten, Dituduh Nyanyi dan Langgar Protokol Covid

Klarifikasi Charly Van Houten, Dituduh Nyanyi dan Langgar Protokol Covid

Entertainment | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:31 WIB

Perbanyak Jumlah Tes Covid-19 Harian, Turki Dapat Pujian dari WHO

Perbanyak Jumlah Tes Covid-19 Harian, Turki Dapat Pujian dari WHO

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:19 WIB

Serius Tangani Covid-19, Pemkab Kubu Raya Beli Mobil PCR

Serius Tangani Covid-19, Pemkab Kubu Raya Beli Mobil PCR

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:05 WIB

Data Tes Covid-19 Hilang, Ribuan Orang Tak Diinfokan Terpapar Corona

Data Tes Covid-19 Hilang, Ribuan Orang Tak Diinfokan Terpapar Corona

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:36 WIB

Efek Kesepian saat Pandemi Virus Corona, Bisa Tingkatkan Kebiasaan Merokok

Efek Kesepian saat Pandemi Virus Corona, Bisa Tingkatkan Kebiasaan Merokok

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB