Santo Milenial Pertama: Beatifikasi Pelindung Internet - Perantara Surga

BBC

BBC

Rabu, 14 Oktober 2020 | 23:45 WIB
Santo Milenial Pertama: Beatifikasi Pelindung Internet - Perantara Surga
Perayaan Ekaristi dan prosesi Carlo Acutis ditabalkan menjadi seorang Beato (Blessed) di Basilika Santo Fransiskus dari Assisi, di Assisi, Italia (10/10/2020) [BBC]

Suara.com - Seorang remaja Italia yang menggunakan internet untuk menyebarkan imannya kemungkinan akan menjadi santo milenial pertama Gereja Katolik.

Carlo Acutis, yang meninggal dunia karena leukimia di usia 15 tahun pada 2006, mendapat julukan sebagai "santo pelindung internet".

Dia diyakini sebagai orang modern termuda yang dibeatifikasi - tahap terakhir sebelum menjadi santo.

Upacara beatifikasi untuk Acutistelah  dilakukan di Asisi, Italia pada Sabtu (10/10/2020).

Beatifikasi adalah salah satu tahap untuk menjadikan seseorang yang telah meninggal menjadi santo atau orang suci dalam Gereja Katolik,

Remaja ini tinggal selangkah lagi untuk dinobatkan sebagai santo.

Carlo Acutis adalah seorang remaja Italia kelahiran Inggris, penganut Katolik taat, yang memiliki bakat dalam bidang pemrograman komputer. Dia juga membantu menjalankan situs untuk organisasi Katolik.

Vatikan memberikan gelar Beato kepada Acutis karena dia dianggap telah melakukan mukjizat menyelamatkan nyawa anak laki-laki lain.

Gereja menyebutkan dia menjadi "perantara dari surga" pada 2013 dalam menyembuhkan seorang anak laki-laki Brasil yang menderita penyakit pankreas langka.

baca juga

Proses pemberkatan Carlo Acutis menjadi Beato dipimpin oleh Kardinal Agostino Vallini yang memuji amal yang telah dilakukan Acutis.

"Carlo menggunakan internet untuk mengabarkan Injil, untuk menjangkau sebanyak mungkin orang," kata Kardinal Agostino Vallini pada upacara pemberkatan.

"Orang-orang muda mungkin telah bosan dengan pelayanan pastoral yang mungkin sedikit tidak sejalan dengan waktu meskipun telah dilakukan semua upaya," kata juru bicara Gereja Enzo Fortunato, menurut kantor berita AFP.

"Namun Tuhan melakukan campur tangan dalam sejarah dan urusan manusia dan memberi kita lampu petunjuk ini," tambahnya.

Supaya bisa menjadi seorang santo, Vatikan harus memverifikasi mukjizat kedua atas namanya.

Tapi Paus Fransiskus telah mengesampingkan persyaratan ini.

Acutis lahir di London pada Mei 1991 dari orang tua berwarga negara Italia. Keluarganya kemudian pindah ke Milan, dan dia menghabiskan sebagian besar hidupnya di kota itu.

"Ada dalam dirinya kecenderungan alami akan [sesuatu] yang suci," kata ibunya, Antonia Salzano, kepada surat kabar Corriere della Sera awal tahun ini.

Remaja itu memiliki minat besar terhadap komputer dan dilaporkan belajar secara otodidak untuk membuat kode di usia muda.

"Dia dianggap sebagai seorang jenius [di bidang] komputer," kata Salzano dalam sebuah wawancara dengan Vatican News.

"Apa yang sudah dia lakukan? Dia tidak menggunakan [komputer] untuk mengobrol atau bersenang-senang."

Justru, Acutis mengelola situs untuk organisasi Katolik lokal dan mengembangkan situsnya sendiri.

Dia disebut menyadari akan bahaya teknologi, sesuatu yang disebut oleh Paus Fransiskus ketika dia berbicara tentang anak-anak remaja tahun lalu.

"[Acutis] melihat bahwa banyak anak-anak muda, yang ingin tampil berbeda, akhirnya benar-benar menjadi seperti orang lain, mengejar apa pun yang diatur untuk mereka dengan mekanisme konsumerisme dan distraksi," kata Paus.

Acutis juga terlibat dalam kerja amal dan menghabiskan uangnya membantu orang-orang tak mampu di tempat dia tinggal. Dia juga menjadi relawan di dapur umum di Milan.

"Dengan tabungannya, dia membeli kantong tidur untuk para tunawisma dan pada malam hari dia membawakan mereka minuman panas," kata ibunya kepada Catholic News Agency.


Bagaimana seseorang bisa menjadi santo?

Ada beberapa langkah yang diperlukan bagi seseorang bisa menjadi santo di Gereja Katolik.

1) Masa tunggu

Proses untuk menjadikan seseorang sebagai santo biasanya tidak dapat dimulai hingga setidaknya lima tahun setelah kematian mereka. Tetapi masa tunggu ini, dalam beberapa keadaan, dapat dicabut oleh Paus.

2) Menjadi 'hamba Tuhan'

Sebuah penyelidikan kemudian dilakukan untuk memeriksa apakah orang tersebut menjalani hidup mereka secara kudus. Bukti dikumpulkan, dan jika kasus diterima individu tersebut disebut "hamba Tuhan".

3) Bukti 'kebajikan heroik'

Departemen yang membuat rekomendasi kepada Paus tentang santo kemudian meneliti buktinya.

Jika kasusnya disetujui, itu diteruskan ke Paus yang memutuskan apakah orang tersebut menjalani kehidupan "kebajikan heroik". Jika demikian, mereka bisa disebut "terhormat".

4) Verifikasi mukjizat

Tahap selanjutnya, beatifikasi, yang membutuhkan mukjizat terkait dengan doa yang dibuat untuk calon santo setelah kematian mereka.

Mukjizat itu perlu "diverifikasi" dengan bukti sebelum diterima. Setelah beatifikasi, calon diberi gelar "diberkati" atau Beato (lelaki) dan Beata (perempuan), dari kata dalam bahasa Inggris "Blessed" yang disingkat sebagai "Bl" di depan namanya.

5) Kanonisasi

Ini adalah langkah terakhir seseorang yang telah meninggal dijadikan santo. Untuk mencapai tahap ini, biasanya dibutuhkan bukti mukjizat lain yang berkaitan individu yang bersangkutan.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brimob dan Tim Perintis Presisi Ciduk 5 Remaja Tawuran di Jatinegara, Samurai Disita

Brimob dan Tim Perintis Presisi Ciduk 5 Remaja Tawuran di Jatinegara, Samurai Disita

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia

Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:28 WIB

Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup

Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:00 WIB

Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia

Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:33 WIB

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:09 WIB

5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan

5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:30 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final

Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:53 WIB

Terkini

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×