Muncul Klaster Covid-19 Baru di China, Qingdao Hukum Dua Pejabat

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 11:33 WIB
Muncul Klaster Covid-19 Baru di China, Qingdao Hukum Dua Pejabat
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Kota di China yang belakangan menjadi tempat munculnya klaster Covid-19 baru, Qingdao, menghukum dua pejabat yang dianggap bertanggung jawab atas kasus-kasus infeksi belakangan ini.

Menyadur Channel News Asia, Kamis (15/10), belasan kasus virus corona baru di Qingdao, mengakhiri masa bebas infeksi China selama dua bulan terakhir.

Otoritas berwenang Qingdao mengumumkan pihaknya telah menangguhkan kepala komisi kesehatan kota dan memecat seorang direktur rumah sakit.

Kota pesisir ini telah mencatatkan 13 infeksi. Kebanyakan kasus terkait dengan Rumah Sakit Qingdao Chest, tempat perawatan dan isolasi para pelancong mancanegara yang terinfeksi virus corona.

Salah satu kasus Covid-19 melibatkan pekerja pelabuhan yang sebelumnya dites positif terinfeksi, tapi baru menunjukkan gejala setelah 20 hari.

Penelitian vaksin Covid-19 di China. [Douglas Magno/AFP]
Penelitian vaksin Covid-19 di China. [Douglas Magno/AFP]

Kemunculan klaster baru membuat Qingdao langsung ambil langkah utnuk menguji seluruh sembilan juta penduduknya dalam waktu lima hari.

Lebih dari tujuh juta hasil telah muncul sejak Kamis (15/10) pagi, dengan tidak ada infeksi tambahan, selain yang dilaporkan.

Hampir 225.000 orang yang melakukan perjalanan ke Qingdao sejak 23 September dari kota lain di Provinsi Shandong dilacak dan dites, lansir harian Global Times pada Selasa (13/10).

Namun, semua tes asam nukleat dari orang-orang yang dilacak menunjukkan hasil negatif.

baca juga

Pada Senin (12/10), China memulai pengujian darurat massal virus korona di kota pelabuhan timur.

Komisi Kesehatan Kota Qingdao mengonfirmasi enam infeksi baru, sementara enam kasus tanpa gejala lainnya terdeteksi pada Minggu.

Pengujian untuk lebih dari sembilan juta penduduk di lima distrik diharapkan selesai pada Rabu.

Sejak wabah pertama kali muncul di Kota Wuhan Desember lalu, China telah mengonfirmasi 85.622 kasus, termasuk 4.634 kematian. Data Worldometer, Kamis (15/10), melaporkan adanya 11 kasus tambahan infeksi baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Virus Corona Belum Usai, China Malah Dilanda Wabah Norovirus

Pandemi Virus Corona Belum Usai, China Malah Dilanda Wabah Norovirus

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:23 WIB

Klaster Baru Covid-19 di Qingdao, China Lacak 225 Ribu Orang

Klaster Baru Covid-19 di Qingdao, China Lacak 225 Ribu Orang

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 16:49 WIB

Duh, 69 Persen Masyarakat Ragu dengan Keampuhan Vaksin Covid-19 dari China

Duh, 69 Persen Masyarakat Ragu dengan Keampuhan Vaksin Covid-19 dari China

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB