Bila Vaksin Cuma untuk 20 Persen Penduduk, Sujiwo Tejo: Mending Enggak Usah

Dany Garjito, Farah Nabilla

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 18:46 WIB
Bila Vaksin Cuma untuk 20 Persen Penduduk, Sujiwo Tejo: Mending Enggak Usah
Sujiwo Tejo - (Instagram/@president_jancukers)

Suara.com - Budayawan Sujiwo Tejo menyarankan lebih baik Indonesia tidak perlu menerima jatah vaksin dari WHO jika hanya untuk 20 persen penduduk saja.

Sujiwo Tejo beranggapan bahwa lebih baik masyarakat tetap senasib dan sepenanggungan menghadapi virus corona dibanding harus berebut mendapat vaksin.

Saran ini ia lontarkan ketika menanggapi sebuah artikel berita bahwa jatah vaksin yang didapat Indonesia dari WHO hanya mencakup 20 persen dari populasi RI.

"Bila berita ini benar bahwa jatah vaksin cuma untuk 20% populasi, mending enggak usah vaksin-vaksinan. Kita hadapi saja corona dengan senasib dan sepenanggungan tanpa vaksin," tulis Sujiwo Tejo dikutip Suara.com dari Twitter-nya, Jumat (16/10/2020).

Ia menyebut sebaiknya masyarakat bersatu mengumpulkan energi untuk bekerja dibanding melawan bangsa sendiri demi vaksin.

"Lebih baik energi kolektif kita gunakan untuk bekerja dan pasrah, daripada terbuang-buang untuk rebutan vaksin dan bangsa makin ambyar," lanjut Sujiwo Tejo.

Sujiwo Tejo tanggapi kabar vaksin yang hanya untuk 20 persen penduduk. (Twitter/@sudjiwotedjo)
Sujiwo Tejo tanggapi kabar vaksin yang hanya untuk 20 persen penduduk. (Twitter/@sudjiwotedjo)

Indonesia dikabarkan telah mengamankan jatah vaksin virus corona dari WHO sebanyak 213 juta dosis.

Pemerintah sendiri menargetkan 350 juta dosis vaksin untuk penduduk Indonesia.

Sementara itu, WHO menjatah 20 persen vaksin dalam hubungan multilateral melalui COVAX, sebuah kemitraan global yang bertujuan untuk mendukung pengembangan vaksin.

baca juga

BPOM Gandeng MUI ke China

Pemerintah Indonesia terus mengusahakan pengadaan vaksin Covid-19. Kabar terkini menyebut, BPOM bersama MUI bertolak ke China pada Kamis (15/10/2020) untuk menginspeksi Good Manufacture Practice (GMP) ke sarana pembuatan vaksin Covid-19.

“Tim inspektur Badan POM akan melakukan inspeksi CPOB (GMP inspection) ke tiga sarana produksi di Tiongkok, yaitu Sinovac, Sinopharm, dan CanSino. Serangkaian kegiatan inspeksi tersebut bertujuan untuk percepatan akses vaksin yang aman, berkhasiat, dan bermutu,” ujar Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dalam siaran pers yang diterima suara.com, Jumat (16/10/2020).

Inspeksi ini melibatkan tim Inspektur BPOM dan Kemenkes RI, tim Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI, dan PT Biofarm. Inspeksi dilakukan secara berkala untuk melihat terpenuhinya kaidah Cara Uji Klinik yang Baik (CUKB) dan sesuai dengan protokol yang telah disetujui oleh BPOM dan Komite Etik.

Sedangkan perkembangan uji klinik vaksin Sinovac yang dilakukan peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) telah memasuki tahap akhir rekrutmen subjek penelitian.

Diharapkan pada Jumat (16/10/2020), 1.620 subjek sudah selesai direkrut. Sementara uji klinik fase III di Bandung yang sudah dimulai sejak tanggal 11 Agustus 2020 itu, terpantu berjalan sesuai dengan rencana dan diharapkan dapat memberi hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Sejauh ini, menurut keterangan, tidak ada laporan kejadian efek samping yang serius akibat pemberian vaksin uji Sinovac ini kepada relawan atau subjek.

Berkaitan dengan kesiapan produksi vaksin di Indonesia, BPOM telah menggelar rapat koordinasi persiapan industri farmasi Indonesia terkait ketersediaan vaksin Covid-19 dan terpenuhinya khasiat, keamanan dan mutu vaksin pada Rabu, (14/10/2020) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin: Vaksin Covid-19 Belum Halal Boleh Digunakan, Tapi...

Maruf Amin: Vaksin Covid-19 Belum Halal Boleh Digunakan, Tapi...

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:36 WIB

Mengapa Indonesia Beli Vaksin COVID-19 yang Belum Terbukti Manjur?

Mengapa Indonesia Beli Vaksin COVID-19 yang Belum Terbukti Manjur?

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:00 WIB

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Dokter: Belum Ada Vaksin yang Efektif

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Dokter: Belum Ada Vaksin yang Efektif

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:41 WIB

Aneh! BPOM Sebut Vaksin Corona Boleh Disuntik Meski Belum Lolos Uji Klinis

Aneh! BPOM Sebut Vaksin Corona Boleh Disuntik Meski Belum Lolos Uji Klinis

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 10:19 WIB

BPOM Gandeng MUI Menuju China, Inspeksi Proses Pembuatan Vaksin Covid-19

BPOM Gandeng MUI Menuju China, Inspeksi Proses Pembuatan Vaksin Covid-19

Batam | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 09:26 WIB

Inspeksi Proses Pembuatan Vaksin Covid-19, BPOM dan MUI Terbang ke China

Inspeksi Proses Pembuatan Vaksin Covid-19, BPOM dan MUI Terbang ke China

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 09:10 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×