Kasum: Kematian Pollycarpus Tidak Menghentikan Penyelesaian Kasus Munir

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 23:33 WIB
Kasum: Kematian Pollycarpus Tidak Menghentikan Penyelesaian Kasus Munir
Pollycarpus Budihari Prijanto (tengah). (Antara/Novrian Arbi)

Suara.com - Terpidana kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia/HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Sabtu (17/10/2020). Terkait hal itu, Komite Aksi Solidaritas Untuk Munir atau KASUM menilai, perlu ada penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian Polycarpus.

Sekjen KASUM Bivitri Susanti mengatakan, sebagai pelaku lapangan, Pollycarpus dinilai mempunya informasi terkait pembunuhan Munir. Terutama informasi soal aktor-aktor intelektual yang memberi perintah pada Polycarpus untuk membunuh Munir.

"Kami menilai meninggalnya Polycarpus perlu diselidiki oleh otoritas yang berwenang, khususnya tentang sebab dan musabab dari kematiannya," kata Bivitri dalam keterangannya, Sabtu malam.

"Sebab, sebagai orang yang dihukum sebagai pelaku lapangan tentu Polycarpus memiliki banyak informasi terkait kasus pembunuhan Munir, terutama informasi tentang atasan dan orang-orang yang memerintahkan dia," tambahnya.

Bivitri melanjutkan, penyelidikan terkait kematian Polycarpus perlu dilakukan secara objektif dan terbuka oleh otoritas yang berwenang. Hal itu penting untuk menghindari kecurigaan publik terkait meninggalnya Polycarpus.

"Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kecurigaan-kecurigaan terkait meninggalnya Polycarpus," ujar dia.

Bivitri mengatakan, penyelidikan terhadap kasus pembunuhan Munir tidak boleh berhenti dilakukan aparat penegak hukum meski sang pelaku telah meninggal. Sebab, kejahatan terhadap Munir bukanlah sesuatu tindakan pidana biasa.

"Sehingga pihak pihak lain di luar Polycarpus masih ada yang perlu dicari dan ditemukan oleh negara untuk di adili dan dihukum," ungkap Bivitri.

Dalam hal ini, KASUM memandang persoalan pengungkapan kasus pembunuhan Munir hambatannya bukan karena tidak adanya bukti atau karena meninggalnya Polycarpus. Justru lebih dikarenakan tidak adanya kemauan politik pemerintah untuk mengungkap kasus pembunuhan Munir ini hingga tuntas.

Baca Juga: Pembunuh Munir, Pollycarpus Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon Minggu Pagi

"Janji pemerintah yang berkomitmen menyelesaikan kasus Munir hanya menjadi janji indah yang enak di dengar tetapi tidak pernah terealisasikan," tuturnya.

Lebih lanjut, KASUM mendesak kepada pemerintah untuk segera menuntaskan kasus pembunuhan Munir. Pengungkapan kasus pembunuhan Munir merupakan tangungjawab konstitusional negara yang perlu diselesaikan hingga tuntas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI