Napi WN China Gantung Diri, Tifatul: Jangan Tertukar dengan Cai Hareudang

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 19 Oktober 2020 | 16:34 WIB
Napi WN China Gantung Diri, Tifatul: Jangan Tertukar dengan Cai Hareudang
Begini wajah napi Cai Changpan alias Cai Ji Fan yang kabur dari Lapas Klas 1 Tangerang. [Ist]

Suara.com - Eks Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara mengenai kasus napi WN China, Cai Changpan yang kabur dan ditemukan tewas gantung diri.

Ia meminta kepolisian melakukan pemeriksaan untuk memastikan jasad yang ditemukan benar buronan napi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Tifatul melalui akun Twitter miliknya @tifsembiring.

Dalam cuitannya, Tifatul berkelakar agar jangan sampai buronan tersebut tertukar dengan Cai Haerudang.

"Cai Changpan gantung diri? Jangan tertukar dengan Cai Hareudang," kata Tifatul seperti dikutip Suara.com, Senin (19/10/2020).

Tifatul memplesetkan nama Cai Changpan menjadi Cai Hareudang. Dalam bahasa Sunda, hareudang artinya gerah.

Tidatul meminta pihak kepolisian melakukan pemeriksaan dengan sungguh-sungguh untuk membuktikan jasad yang ditemukan memang benar Cai Changpan.

"Coba dicocokkan dulu identitasnya, kan ada Puslabfor atau ahli forensik. Mudah-mudahan sesuai," tutur Tifatul.

Tifatul minta polisi pastikan Napi WN China kabur benar gantung diri (Twitter/tifsembiring)
Tifatul minta polisi pastikan Napi WN China kabur benar gantung diri (Twitter/tifsembiring)

Kabur dengan Gali Terowongan di Lapas

Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53), napi asal China itu melarikan diri dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang pada 14 September 2020 lalu.

Cai Changpan kabur dengan melakukan penggalian lubang yang bermuara ke luar Lapas Klas 1 Tangerang. Tepatnya di saluran pembuangan air perkampungan warga di Jalan Veteran, RT 003 RW 4 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Dari hasil penyelidikan polisi, terowongan itu memiliki diameter sekira 1 meter dengan panjang 30 meter.

Cai membutuhkan waktu sekira 6 sampai 8 bulan untuk membuat terowongan tersebut. Dengan caranya Cai melarikan diri itu pun menggemparkan seantero publik.

Merasa Terdesak

Dalam proses perburuan Cai Ji Fan, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus. Tak hanya itu, jajaran Polda Metro Jaya juga mendapat bantuan personel dari Brimob sebanyak 1 SSK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napi asal China Tewas di Hutan, Cai Changpan Suka Tidur di Tempat Bakar Ban

Napi asal China Tewas di Hutan, Cai Changpan Suka Tidur di Tempat Bakar Ban

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 15:11 WIB

Ngumpet di Hutan Tenjo Bogor, Cai Ji Fan Paham Kondisi Geografis

Ngumpet di Hutan Tenjo Bogor, Cai Ji Fan Paham Kondisi Geografis

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:18 WIB

Kapolda Metro Jaya Ungkap Hasil Autopsi Kematian Napi Cai Changpan

Kapolda Metro Jaya Ungkap Hasil Autopsi Kematian Napi Cai Changpan

Foto | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:11 WIB

Terkini

Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global

Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:30 WIB

Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak

Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:25 WIB

Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?

Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:11 WIB

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:07 WIB

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:48 WIB

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:32 WIB

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:04 WIB

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

Indonesia Tak Masuk Daftar, Begini Cara Militer Iran Seleksi Kapal yang Boleh Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:46 WIB