Diduga Hasut Pendemo Bikin Rusuh, Admin STM Se-Jabodetabek Diciduk Polisi

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 20 Oktober 2020 | 05:37 WIB
Diduga Hasut Pendemo Bikin Rusuh, Admin STM Se-Jabodetabek Diciduk Polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap tiga pemuda atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian dan penghasutan demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja. Mereka diklaim sebagai pihak yang memprovokasi massa untuk berbuat kericuhan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ketiga pemuda tersebut masing-masing berinisial MLAI (16), WH (16) dan SN (17). Dua di antaranya, yakni MLAI dan WH merupakan admin grup Facebook STM Se-Jabodetabek.

"Followersnya sekitar 20.000 members. Kedua orang ini adalah admin daripada grup itu," kata Yusri saat dihubungi Senin (19/10/2020) malam.

Sementara itu, Yusri menyebut satu pemuda lainnya yakni SN merupakan admin akun Instagram @panjang.umur.perlawanan.

Yusri mengungkapkan bahwa SN melalui akun Instagram tersebut memprovokasi atau menghasut melakukan kerusuhan di beberapa demo sebelumnya termasuk pada demo Senin (20/10/2020) hari ini.

"Bukan (untuk demo), ini semua untuk melakukan kerusuhan, bukan demo, ini dihasut untuk kumpul, untuk melakukan kerusuhan," katanya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana sebelumnya mengklaim telah mengindentifikasi penggerak kerusuhan dalam aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja yang berlangsung pada 8 dan 13 Oktober 2020 lalu. Menurut dia, hingga kekinian pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Ya kami sampaikan penggerak pelajar ataupun dari SMK, SMP, bahkan sampai SD ada beberapa yang sudah kami identifikasi ada beberapa dan terus kita lakukan penyelidikan," kata Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10).

Hanya saja ketika itu, Nana belum membeberkan siapa-siapa saja sosok yang disebut menjadi penggerak kericuhan tersebut. Dia berdalih jika pihaknya diungkap masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

baca juga

"Saat ini penggerak (aksi rusuh), kemudian kemarin banyaknya pelajar yang aksi kami kejar terhadap penggerak aksi (rusuh)," kata dia.

Dicap Anarko

Polisi sebelumnya mengungkap dugaan adanya oknum yang menunggangi aksi demonstrasi buruh dan mahasiswa menolak Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja hingga berujung bentrokan.

Dia juga mengklaim telah mengantongi sejumlah barang bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat itu mengatakan bahwa aksi demonstrasi buruh dan mahasiswa yang murni untuk menyampaikan aspirasi penolakan terhadap Undang-Undang Omnibus Law - Cipta Kerja itu diduga ditunggangi oleh kelompok Anarko.

"Beberapa kelompok-kelompok yang memang datang tujuannya ke Jakarta sini, tapi itu dari beberapa daerah penyangga seperti Purwakarta Karawang, Bogor, Banten yang datang ke Jakarta sini memang tujuannya untuk melakukan kerusuhan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JPU Siapkan Dakwaan, Kejati DKI Titip John Kei di Rutan Polda Metro Jaya

JPU Siapkan Dakwaan, Kejati DKI Titip John Kei di Rutan Polda Metro Jaya

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2020 | 21:01 WIB

Pelimpahan Berkas Perkara Tahap Dua John Kei

Pelimpahan Berkas Perkara Tahap Dua John Kei

Foto | Senin, 19 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Siswa SMK di Semarang Gelar Aksi Damai, Menolak Provokasi Anarkis

Siswa SMK di Semarang Gelar Aksi Damai, Menolak Provokasi Anarkis

Jawa Tengah | Senin, 19 Oktober 2020 | 17:37 WIB

69 Orang Pendemo UU Cipta Kerja Ditahan, Rusak Fasilitas Umum

69 Orang Pendemo UU Cipta Kerja Ditahan, Rusak Fasilitas Umum

Jakarta | Senin, 19 Oktober 2020 | 15:42 WIB

Serahkan Bukti Tambahan, Nikita Mirzani Kembali Sambangi Polda Metro Jaya

Serahkan Bukti Tambahan, Nikita Mirzani Kembali Sambangi Polda Metro Jaya

Foto | Senin, 19 Oktober 2020 | 15:46 WIB

Polisi Tunjukan Barang Bukti Narkoba Renald Ramadhan

Polisi Tunjukan Barang Bukti Narkoba Renald Ramadhan

Foto | Senin, 19 Oktober 2020 | 15:58 WIB

Beberapa Polisi yang Jaga Demo Tolak UU Ciptaker di Jakarta Terpapar Corona

Beberapa Polisi yang Jaga Demo Tolak UU Ciptaker di Jakarta Terpapar Corona

News | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Suzuki Rilis Satria R150 Shadow Edition, Apa yang Berubah ?

Suzuki Rilis Satria R150 Shadow Edition, Apa yang Berubah ?

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

Memutus Rantai Takdir Kemiskinan: Sekolah Rakyat ala Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:02 WIB

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel

BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel

Sumbar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Protein Hewani Mahal: Ketika Negara Maritim Gagal Memenuhi Gizi Rakyatnya

Protein Hewani Mahal: Ketika Negara Maritim Gagal Memenuhi Gizi Rakyatnya

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan

Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile

Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres

Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×