Persija Diizinkan Pakai GBK, Persib Dilarang Main di Si Jalak Harupat

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 11 September 2026 | 11:28 WIB
Persija Diizinkan Pakai GBK, Persib Dilarang Main di Si Jalak Harupat
Persija menggelar latihan perdana untuk musim 2026/2027. Shin Tae-yong fokus membangun fondasi tim, meningkatkan fisik pemain, dan menunggu skuad lengkap. [Dok. Persija]
baca 10 detik
  • Persija diizinkan menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (12/9/2026).

  • PSSI membantah memberikan perlakuan khusus kepada Persija dibanding Persib Bandung terkait arena.

  • Perbedaan keputusan disebabkan oleh jadwal serta teknis pemeliharaan rumput di masing-masing stadion.

Suara.com - Persija Jakarta mendapat izin menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, untuk menjamu Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027. Di tengah-tengah persiapan venue itu untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

Laga yang mempertemukan dua rival tersebut akan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB. Keputusan Persija tetap bisa berkandang di Stadion GBK menjelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kemudian memunculkan anggapan di media sosial bahwa PSSI memberikan perlakuan berbeda kepada Persija dan Persib.

Anggapan tersebut muncul karena Persib sebelumnya tidak diperbolehkan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Soreang, Kabupaten Bandung, saat menjamu PSM Makassar pada pekan pertama Super League 2026/2027, Minggu (6/9/2026).

Gelandang anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, akhirnya menjalani debut resminya bersama Maung Bandung saat menghadapi Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026. [Persib.co.id]
Gelandang anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, akhirnya menjalani debut resminya bersama Maung Bandung saat menghadapi Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026. [Persib.co.id]

Seperti diketahui, SJH juga venue FIFA ASEAN Cup 2026. Nah, khusus SJH tak bisa dipakai Maung Bandung karena sedang disiapkan untuk ajang internasional tersebut.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan perbedaan tersebut bukan karena adanya perlakuan khusus kepada Persija. Menurutnya, kondisi SUGBK dan SJH memang berbeda, terutama dari sisi perawatan rumput.

Yunus Nusi menjelaskan bahwa GBK memiliki sistem perawatan rumput yang memungkinkan stadion digunakan secara berkala. Karena itu, GBK masih dapat dipakai Persija untuk menghadapi Persib meski persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 sudah semakin dekat.

"Kalau lapangan dan rumput SUGBK, setiap tiga atau lima hari bisa digunakan karena rumputnya sudah standby untuk setiap pertandingan,” kata Yunus Nusi dalam keterangannya kepada awak media.

Sementara itu, kondisi SJH berbeda karena stadion tersebut sudah memasuki tahapan perawatan besar-besaran untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.

Persib bahkan sebelumnya masih sempat menggunakan SJH untuk menghadapi Manila Digger pada play-off ACL 2 2026/2027, Senin (31/8/2026).

baca juga

Setelah pertandingan tersebut, proses perawatan rumput langsung dilakukan sehingga Persib harus mencari stadion alternatif untuk pertandingan liga.

Pada akhirnya, Persib menjamu PSM di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, kondisi rumput GBLA dalam pertandingan tersebut turut menjadi sorotan.

"Kalau SJH, sebelum 6 September 2026 kemarin rumputnya sudah dicabut dan tanahnya sudah dibongkar untuk persiapan pekerjaan selanjutnya dalam rangka menyambut 25 September 2026," tambahnya.

PSSI pun meminta publik tidak menyamakan kondisi kedua stadion tersebut. Menurut Yunus Nusi, izin penggunaan GBK oleh Persija bukan berarti PSSI memberikan keistimewaan, melainkan berkaitan dengan sistem perawatan rumput yang berbeda.

"Makanya kita tidak bisa bedakan antara lapangan dan rumput SUGBK dengan SJH. Sebab SJH memang sangat membutuhkan perawatan dan tidak bisa digunakan pada 6 September itu,” ucap Yunus Nusi.

"Vendornya sudah membuat jadwal, bahkan di tanggal 3 atau 5 September, rumputnya sudah dibongkar," tambahnya.

PSSI juga mengaku menyayangkan situasi yang membuat Persib harus memindahkan laga kandangnya ke GBLA. Namun, pekerjaan perawatan SJH harus tetap dilakukan sesuai rencana karena stadion tersebut dipersiapkan untuk menjadi salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026.

"Jadi, memang kita sangat sayangkan schedule dan program pekerjaan rumputnya yang memang tidak bisa lagi diubah jadwalnya. Sehingga pada saat dan tanggal 6 September, Persib memang tidak bisa menggunakan SJH," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 09:06 WIB

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 19:06 WIB

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 18:26 WIB

Terkini

Tampil Stylish Gak Pakai Mahal! Ini 5 Spot Thrifting Terfavorit di Jogja

Tampil Stylish Gak Pakai Mahal! Ini 5 Spot Thrifting Terfavorit di Jogja

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar

Tolong Teleponkan Mama: Jeritan Pilu Korban Ledakan Pakuwon City dengan Rambut Terbakar

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR

Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Lain dengan Bukti Chat WA, Ketua Yayasan Little Aresha Ngotot Tak Pernah Suruh Anak-anak Diikat

Lain dengan Bukti Chat WA, Ketua Yayasan Little Aresha Ngotot Tak Pernah Suruh Anak-anak Diikat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Hair Dryer Panasonic: Panduan Memilih Pengering Rambut

Hair Dryer Panasonic: Panduan Memilih Pengering Rambut

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Ijazah Dilarang Ditahan! Ini Hak-hak Pekerja dalam UU Perlindungan Ketenagakerjaan

Ijazah Dilarang Ditahan! Ini Hak-hak Pekerja dalam UU Perlindungan Ketenagakerjaan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Bank Dunia Ubah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026

Bank Dunia Ubah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Kapolri Temui Buruh di Depan DPR, Minta Aksi Tertib Usai UU Ketenagakerjaan Disahkan

Kapolri Temui Buruh di Depan DPR, Minta Aksi Tertib Usai UU Ketenagakerjaan Disahkan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pramono: DPRD DKI Bukan Minta Tambah Kursi, Tapi Kembalikan Seperti Pemilu 2024

Pramono: DPRD DKI Bukan Minta Tambah Kursi, Tapi Kembalikan Seperti Pemilu 2024

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Anak 7 Tahun Meninggal Diduga Usai Alami Kekerasan di Sekolah, Menteri PPPA Buka Suara

Anak 7 Tahun Meninggal Diduga Usai Alami Kekerasan di Sekolah, Menteri PPPA Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:34 WIB

×