Berharap Bisa Ketemu Jokowi, Mahasiswa Demo: Istana di Depan Kita Kosong

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:49 WIB
Berharap Bisa Ketemu Jokowi, Mahasiswa Demo: Istana di Depan Kita Kosong
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) aksi tolak UU Cipta Kerja di Jakarta. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah massa mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang melakukan demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, menyindir absenya Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya para mahasiswa menyampaikan aspirasinya dari atas mobil komando. Berbagai orasi terus disampaikan secara bergantian dari BEM masing-masing kampus yang hadir.

Setelah itu MC aksi dari atas mobil komando kemudian meminta massa berkumpul merapatkan barisan untuk maju menerobos barrier kawat berduri hingga beton.

Namun disela-sela imbauannya, MC menyindir Presiden Jokowi yang emggan menemui massa dan memilih untuk menggelar rapat di Istana Kepresidenan Bogor.

"Kita ingin ketemu Jokowi, biar menerbitkan Perppu. Eh pak presidennya di Bogor kawan-kawan. Dipikir males ah panas-panasan sama mahasiswa. Mendingan di Bogor dingin. Istana di depan kita kosong, kawan-kawan," kata MC BEM SI yang diketahui bernama Alif di lokasi.

Sementara itu terlihat massa mulai berkumpul mendekat ke barrier kawat berduri. Adapun aparat kepolisian dari belakang barrier bersiaga merapatkan barisannya.

Untuk diketahui, pada hari ini Presiden Jokowi memiliki agenda untuk melakukan rapat terbata salah satunya membahas perkembangan persiapan ajang Piala Dunia U-20 tahun 2020.

Sebelumnya, Koordinator Aliansi BEM SI, Remy Hastian menyatakan ribuan mahasiswa ini datang dari seluruh Indonesia dan menuntut Presiden Jokowi untuk membatalkan UU Cipta Kerja melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undangan (Perppu).

"Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia," kata Remy, Senin (19/10/2020).

Mahasiswa juga menyayangkan sikap pemerintah yang menutup mata dan justru menantang masyarakat ke dalam pengadilan judicial review di Mahkamah Konstitusi.

BEM SI mengecam tindakan pemerintah yang berusaha mengintervensi gerakan dan suara rakyat yang menolak UU Cipta Kerja.

"Juga mengecam berbagai tindakan represif aparatur negara terhadap seluruh massa aksi," tegasnya.

Adapun terkait aksi hari ini, Remy mengimbau seluruh massa aksi untuk membekali diri dengan masker, face shield, hand sanitizer, dan obat-obatan pribadi mengingat demonstrasi akan dilakukan saat pandemi covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patung Kuda Dipenuhi Mahasiswa

Patung Kuda Dipenuhi Mahasiswa

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:32 WIB

Patut Dicontoh, Demo di Tengah Pandemi, Buruh Bentuk Formasi Jaga Jarak

Patut Dicontoh, Demo di Tengah Pandemi, Buruh Bentuk Formasi Jaga Jarak

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:18 WIB

Demo di Istana Bogor, Mahasiswa Beri Rapor Merah Setahun Jokowi - Maruf

Demo di Istana Bogor, Mahasiswa Beri Rapor Merah Setahun Jokowi - Maruf

Jakarta | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:03 WIB

Hasil Survei Banyak Warga Tak Puas dengan Jokowi, Rachland: Hati-hati, Pak

Hasil Survei Banyak Warga Tak Puas dengan Jokowi, Rachland: Hati-hati, Pak

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB