Ditangkap Intel, Polisi: Pria yang Pakai Almamater Mahasiswa, Bukan Perwira

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:09 WIB
Ditangkap Intel, Polisi: Pria yang Pakai Almamater Mahasiswa, Bukan Perwira
Polri menegaskan pria yang menggunakan almamater hijau adalah mahasiswa. (Ist/tangkap layar)

Suara.com - Polri menegaskan pria yang menggunakan almamater hijau adalah mahasiswa. Pria tersebut diciduk oleh intel Brimob karena diduga melakukan anarkis saat aksi tolak UU Cipta Kerja di Jambi.

Pernyataan itu disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. Hal itu disampaikan Awi sekaligus membantah terkait video viral berisi informasi bahwa ada anggota Brimob menyamar sebagai mahasiswa di tengah-tengah aksi demonstrasi.

Awi mengatkan massa yang diamnkan tersebut seorang mahasiswa dari Universitas Batanghari. Dia membantah narasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa seseorang berpakaian almamater hijau itu ialah personel Brimob.

"Terkait video viral di medsos yang mengatakan bahwa personel anggota Brimob menyamar sebagai mahasiswa dan ditangkap oleh polisi lalu kena pukul pers Sabhara adalah tidak benar," ujar Awi saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2020).

"Yang ditangkap menggunakan baju almamater hijau (kampus Unbari) saat kejadian adalah benar-benar mahasiswa," Awi menambahkan.

Terkait keributan antara personel anggota Brimob berpakaian preman dengan personel anggota Sabhara kata Awi, terjadi karena kesalahpahaman semata. Kekinian, kata dia, kesalahpahaman tersebut pun telah diselesaikan.

"Personel anggota (baju preman) tersebut yang amankan mahasiswa menghalang halangi anggota Sabhara yang mau memukul mahasiswa, makanya ada salah paham dikit di lapangan. Tapi sudah clear setelah tahu yang bawa mahasiswa adalah personel Intel Brimob. Sama netizen dibikin narasi macam-macam," katanya.

Menurut Awi, bahwa mahasiswa tersebut diamanakan lantaran berbuat anarkis saat demo. Bahkan, dia menyebut mahasiswa tersebut sempat melawan anggota polisi.

"Mahasiswa tersebut ditangkap karena sudah anarkis, melawan petugas makanya diamankan," kata dia.

baca juga

Perwiraku

Seorang perwira polisi yang diduga menyamar sebagai mahasiswa ditangkap dan dipiting oleh polisi berpakaian preman di tengah-tengah aksi demonstrasi. Peristiwa tersebut terekam kamera hingga videonya viral di jejaring media sosial.

Video berdurasi 2 menit 6 detik itu salah satunya diunggah oleh akun Twitter @Wongso_Soebali pada Selasa (20/10/2020) sekira pukul 22.05 WIB. Sejak diunggah, video itu kekinian telah diretweet lebih dari 450 kali dan disukai 741 kali.

Polisi berseragam lengkap yang tengah mengamankan aksi tolak UU Cipta Kerja dihajar di bagian perutnya dengan menggunakan dengkul oleh orang berpakain bebas hingga terjatuh. (Ist)
Polisi berseragam lengkap yang tengah mengamankan aksi tolak UU Cipta Kerja dihajar di bagian perutnya dengan menggunakan dengkul oleh orang berpakain bebas hingga terjatuh. (Ist)

"Pura-pura jadi mahasiswa, terus pura-pura ditangkap. Ternyata Perwira Polisi yang menyamar supaya ada berita penangkapan, eeehhh ternyata kena bogem dari shabara* @212ThePowerOff1 @ustadtengkuzul @ILCtv1 @ResttyCayah @M_Asmara1701 @HukumDan @tempodotco," kicau @Wongso_Soebali seperti dikutip suara.com, Rabu (21/10/2020).

Dalam video tersebut terlihat awalnya anggota polisi berpakaian preman tengah mengamankan demonstran berpakaian almamater hijau. Pria berpakaian almamater itu dipiting, dipukul seraya digelandang.

Tiba-tiba, seorang anggota polisi berseragam diduga dari personel Sabhara turut melakukan pemukulan dan diduga mengenai salah satu anggota polisi berpakaian preman. Polisi berpakaian preman itu pun sempat membalas pukulan kepada personel Sabhara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terduga Pembunuh Wartawan Demas Laira Ditangkap Polisi di Gorontalo

Terduga Pembunuh Wartawan Demas Laira Ditangkap Polisi di Gorontalo

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:27 WIB

PKS dan Demokrat Ditantang Buruh: Jangan Berlindung di Balik Massa Aksi!

PKS dan Demokrat Ditantang Buruh: Jangan Berlindung di Balik Massa Aksi!

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:06 WIB

KSPI: Fraksi PKS-Demokrat Jangan Berlindung, Lakukan Legislative Review!

KSPI: Fraksi PKS-Demokrat Jangan Berlindung, Lakukan Legislative Review!

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:03 WIB

Terungkap Alasan Pelaku Nekat Habisi Nyawa Wartawan Demas Laira

Terungkap Alasan Pelaku Nekat Habisi Nyawa Wartawan Demas Laira

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:57 WIB

Motif Pembunuhan Sadis Wartawan Demas Laira Ternyata Masalah Cewek

Motif Pembunuhan Sadis Wartawan Demas Laira Ternyata Masalah Cewek

Batam | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:49 WIB

Viral Video Brimob Hajar Polisi, Mabes: Salah Paham

Viral Video Brimob Hajar Polisi, Mabes: Salah Paham

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:20 WIB

Terkini

Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Impresi Vespa Sprint 180 cc Diajak untuk Perjalanan Harian

Impresi Vespa Sprint 180 cc Diajak untuk Perjalanan Harian

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Ditanya Soal Prioritas Kemenko Barunya, Bahlil: Aku Baru Dilantik Sayang!

Ditanya Soal Prioritas Kemenko Barunya, Bahlil: Aku Baru Dilantik Sayang!

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Jabat Menteri Perindustrian, Sarmuji Akan Prioritaskan Industri Padat Karya

Jabat Menteri Perindustrian, Sarmuji Akan Prioritaskan Industri Padat Karya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:00 WIB

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:55 WIB

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

×