Survei: Mayoritas Guru Belum Mau Sekolah Dibuka Saat Pandemi

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:15 WIB
Survei: Mayoritas Guru Belum Mau Sekolah Dibuka Saat Pandemi
Sejumlah siswa mengantre sebelum memasuki ruang kelas di SDN Pekayon Jaya VI, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Mayoritas guru menilai pembukaan sekolah hingga saat ini belum bisa dilakukan karena pandemi virus corona Covid-19 tak kunjung mereda. Guru dan siswa akan terancam jika sekolah dipaksa buka kembali.

Ketua Tim Pendidikan Wahana Visi Indonesia (WVI) Mega Indrawati memaparkan dalam survei yang dilakukannya ditemukan 76 persen responden guru menyatakan sekolah belum aman untuk dibuka saat ini.

"76 persen responden guru menyatakan bahwa sekolah kurang aman atau tidak bisa diprediksi dan 24 persen beropini akan aman dan kecil kemungkinan penyebaran virus," kata Mega dalam jumpa pers virtual, Kamis (22/10/2020).

Sementara ada 24 persen responden guru yang menyatakan sekolah bisa dibuka karena merasa aman dan kecil kemungkinan tertular jika menerapkan protokol kesehatan ketat.

Temuan lainnya menunjukkan sebanyak 30 persen responden guru yang berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia menyatakan sekolah lebih baik dibuka karena fasilitas mereka terbatas dan kasus Covid-19 di daerah tersebut cenderung kecil.

"Guru di 3T lebih khawatir tentang pembelajaran sementara non 3T lebih khawatir masalah kesehatan, guru membutuhkan dukungan moril dari dinas pendidikan, orang tua dan masyarakat sekitar," ucapnya.

Survei ini dilakukan pada 18 Agustus – 5 September 2020 terhadap 27.046 responden guru dan tenaga kependidikan di 34 provinsi seluruh Indonesia, melalui metode kuantitatif (survei) dan kualitatif (FGD).

Pemerintah telah mengatur pembukaan sekolah zona kuning dan hijau melalui Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Kebijakan ini ditujukan untuk Sekolah Dasar (SD/MI/SLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah Atas (SMA/MK/SMK/MAK).

baca juga

Sementara untuk Pendidikan Anak Usia Dini Formal (PAUD/TK/RA/TLKB/BA), dan non-formal (KB/TPA/SPS) baru bisa dimulai 2 bulan setelah sekolah-sekolah jenjang di atasnya membuka sekolah.

Segala keputusan pembukaan sekolah harus dipertimbangkan matang-matang oleh pemda atau kanwil, kepala sekolah, komite sekolah.

Orang tua juga berhak melarang anaknya ke sekolah pada masa pandemi jika tidak mau mengambil resiko terkait potensi penularan di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Sembuh Covid-19 Ternyata Berisiko Tinggi Terinfeksi Kembali

Pasien Sembuh Covid-19 Ternyata Berisiko Tinggi Terinfeksi Kembali

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:29 WIB

Surati Menkes, IDI Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa Beri Vaksin ke Warga

Surati Menkes, IDI Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa Beri Vaksin ke Warga

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:03 WIB

Murid Curhat Takut Izin karena Stres, Respons Guru BK Buat Terharu Warganet

Murid Curhat Takut Izin karena Stres, Respons Guru BK Buat Terharu Warganet

Jogja | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:40 WIB

Sosialisasi Protokol Kesehatan 3M di Perkampungan

Sosialisasi Protokol Kesehatan 3M di Perkampungan

Foto | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:46 WIB

Kisah Sadis Sekolah di Sudan yang Merantai dan Mencambuk Siswanya

Kisah Sadis Sekolah di Sudan yang Merantai dan Mencambuk Siswanya

Video | Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:35 WIB

Terkini

Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway

Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan

3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?

BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:10 WIB

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:08 WIB

Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby

Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:06 WIB

11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket

11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB

Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB

Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital

Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:04 WIB

Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar

Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:02 WIB

×