Keuskupan Timika: Rufinus yang Dibunuh TNI Bukan OPM Tapi Katekis Gereja

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:50 WIB
Keuskupan Timika: Rufinus yang Dibunuh TNI Bukan OPM Tapi Katekis Gereja
Ilustrasi [Antara]

Suara.com - Rufinus Tigau, warga Intan Jaya, Papua, yang ditembak mati TNI karena diklaim anggota Organisasi Papua Merdeka, dipastikan bukan kelompok separatis.

Lelaki itu ditembak di Kampung Jalae, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Oleh TNI, Rufinus disebut sebagai anggota OPM.

Namun, hal tersebut dibantah oleh pihak Keuskupan Timika, Papua.  Administrator Diosesan Keuskupan Timika Pastor Marthen Kuayo menegaskan, Rufinus Tigau tidak terlibat dalam kegiatan separatis bersenjata.

Justru, kata Marthen, Rufinus adalah seorang katekis atau pengajar agama yang bekerja di Gereja Katolik stasi Jalae. 

"Tuduhan bahwa Rufinus terlibat dalam gerakan separatis atau kelompok bersenjata yang dituduhkan kepadanya adalah tidak benar," kata Pastor Marthen dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2020). 

Rufinus telah bekerja di gereja sejak 2015. Dalam tugasnya, Rufinus menjadi pewarta di depan mimbar bersama dengan pastor.

Ia membantu pastor yang membaca Alkitab dan khotbah dalam bahasa Indonesia.  Sementara  Rufinus menerjemahkannya ke bahasa lokal secara lisan, agar memudahkan umat yang tidak mengerti bahasa Indonesia.

Dalam acara natal pun Rafinus menjadi penerjemah khotbah dalam bahasa daerah. 

"Rufinus membantu Pastor di Paroki Jalae karena Pastor yang bertugas di Jalae bukan orang lokal sehingga tidak paham bahasa lokal dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kontek budaya lokal," ujarnya. 

Pastor Marthen juga mengungkapkan adanya penembakan terhadap katekis lainnya di Gereja Stasi Emondi. Ialah Agustinus Duwitau yang ditembak aparat keamanan pada 7 Oktober 2020. 

"Agustinus ditembaki dalam perjalanan ke Emondi. Saat ini Agustinus masih menjalani perawatan karena luka tembak yang dialaminya," ungkapnya. 

Klaim TNI

Tim gabungan TNI-Polri mengamankan gerombolan separatis di Kampung Jila, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (26/10/2020). Satu anggota dari gerombolan separatis tewas dalam saat ditindak. 

Kapen Kogabwilhan III Kol Czi Suriastawa menjelaskan penindakan tersebut dilakukan setelah aktif menjalankan operasi penegakan hukum di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Tim gabungan TNI-Polri melakukan penindakan sekitar pukul 05.30 WIB. 

"Tim Gabungan TNI-Polri ini berhasil menewaskan satu orang KKB atas nama Rubinus Tigau dan mengamankan dua orang lainnya yang salah satunya mengaku adik dari Rubinus Tigau," kata Suriastawa melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/10/2020). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KontraS Minta DPR dan Pemerintah Evaluasi Keberadaan Militer di Papua

KontraS Minta DPR dan Pemerintah Evaluasi Keberadaan Militer di Papua

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:09 WIB

Miris! Gedung Sekolah Dipakai TNI, Anak-anak Tak Bisa Belajar di Intan Jaya

Miris! Gedung Sekolah Dipakai TNI, Anak-anak Tak Bisa Belajar di Intan Jaya

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:43 WIB

Autopsi Jasad Pendeta Yeremia, Keluarga Mau Jika Didampingi Komnas HAM

Autopsi Jasad Pendeta Yeremia, Keluarga Mau Jika Didampingi Komnas HAM

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 17:18 WIB

Penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya, Komnas HAM Temukan Fakta Baru

Penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya, Komnas HAM Temukan Fakta Baru

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 16:47 WIB

Konflik Papua, Puan: Pemerintah Harus Kedepankan Kemanusiaan

Konflik Papua, Puan: Pemerintah Harus Kedepankan Kemanusiaan

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 15:58 WIB

Mahfud Ceritakan Kronologi TGPF Ditembak Kelompok Separatis

Mahfud Ceritakan Kronologi TGPF Ditembak Kelompok Separatis

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:46 WIB

Pulang ke Jakarta, Hasil TGPF Intan Jaya Ditarget Rampung 17 Oktober 2020

Pulang ke Jakarta, Hasil TGPF Intan Jaya Ditarget Rampung 17 Oktober 2020

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 12:24 WIB

Bantah Bunuh Pendeta, OPM Ngaku Tembaki Kantor Bupati Intan Jaya

Bantah Bunuh Pendeta, OPM Ngaku Tembaki Kantor Bupati Intan Jaya

News | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 21:35 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB