facebook

Gegara Diteriaki Copet, Seorang Remaja Dibekuk Polisi dari Kerumunan Massa

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Gegara Diteriaki Copet, Seorang Remaja Dibekuk Polisi dari Kerumunan Massa
Seorang remaja ditangkap polisi karena dituduh melakukan aksi pencopetan ketika demo tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda memanas. (Suara.com/Bagaskara)

"Awas provokasi. Awas itu pak copet, copet."

Suara.com - Seorang remaja dibekuk aparat kepolisian dari kerumunan massa yang berujuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020) sore. Pemuda itu ditangkap setelah diteriaki sebagai pencopet saat demo sedang memanas.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, awalnya situasi di area Patung Kuda sempat memanas lantaran ada sejumlah massa tanpa almamater melempari botol air mineral ke arah aparat dibalik barrier kawat berduri.

Kemudian personel TNI tampak diterjunkan untuk mengurai massa yang mulai memanas. Massa pun akhirnya diarahkan untuk mundur arah Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan MH Thamrin.

Upaya tersebut pun sempat mengundang kerumunan massa di tengah simpang air mancur Patung Kuda. Massa mahasiswa sedang asyik berorasi tiba-tiba balik kanan. Orator dari atas mobil komando mengimbau agar massanya balik kanan.

Baca Juga: Aksi Tolak UU Ciptaker, Botol Mineral Berterbangan ke Barisan Aparat

Namun tiba-tiba ditengah kejadian itu, satu orang tampak melakukan hal-hal mencurigakan . Kemudian massa yang melihat orang mencurigakan itu berteriak copet.

"Awas provokasi. Awas itu pak copet, copet," pekik massa.

Aparat terlihat kemudian menyergap pemuda yang mencurigakan tersebut. Ia kemudian langsung gelandang oleh sejumlah aparat kepolisian. Adapun kekinian situasi di Patung Kuda tampak kondusif. Massa sudah membubarkan diri dari lokasi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar