AHY Kecam Presiden Prancis, Warganet Ini Malah Ungkit Kasus Hambalang

Reza Gunadha, Hadi Mulyono

Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:11 WIB
AHY Kecam Presiden Prancis, Warganet Ini Malah Ungkit Kasus Hambalang
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI di kompleks kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14-8-2020). ANTARA/HO-Biro Pers Parlemen

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi perhatian dunia usai mengecam aksi pembunuhan terhadap seorang guru sejarah bernama Samuel Paty di pinggiran kota Paris.

Ia berjanji akan membuat para Islamis tak bisa tidur dengan nyenyak di Prancis sebagai bentuk balasan atas pembunuhan tersebut.

"Para Islamis tidak akan tidur nyenyak di Prancis. Ketakutan akan berpindah sisi," kata Macron dalam pertemuan yang diadakan Minggu malam, dikutip Suara.com dari Sputnik News, Senin (19/10/2020).

Sontak pernyataan tersebut memanaskan suhu politik dunia yang memperbesar potensi gesekan antar agama.

Kecaman terhadap Emmanuel Macron dari berbagai tokoh dunia pun datang tidak terkecuali Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY kecam presiden Prancis. (Twitter/@AgusYudhoyono)
AHY kecam presiden Prancis. (Twitter/@AgusYudhoyono)

Melalui akun Twitternya @AgusYudhoyono, ia mewakili Partai Demokrat mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas terhadap kasus tersebut.

"Untuk itu, mewakili @PDemokrat, saya mendorong & mendukung pemerintah RI untuk bersikap tegas. Pemanggilan Dubes Perancis oleh @Kemlu_RI harus pastikan pesan Indonesia benar-benar didengar. Jangan membiarkan kontroversi ini berlarut-larut & timbulkan hal-hal tidak produktif di tengah pandemi," kata AHY, Kamis (29/10/2020)

Dalam utasnya itu, AHY mengaku dirinya mengikuti perkembangan kasus sensitif tersebut. Ia menilai, penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW dilihat dari aspek apapun, sikap Macron tetap tidak bisa dibenarkan.

Selain itu, kebebasan dalam demokrasi harus didasari pada toleransi & penghormatan terhadap keberagaman, termasuk dalam konteks agama.

baca juga

"Masyarakat Perancis dengan demokrasi yang mapan tentu paham, menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai kartun bisa melukai umat Islam dunia. Sayang, hal semacam itu seolah dibiarkan berulang-ulang," imbuh AHY.

AHY yang mendaku sebagai pecinta demokrasi, berharap Prancis sebagai negara demokrasi yang mapan, mampu jadi contoh yang baik dalam perlindungan & penghormatan terhadap hak-hak kelompok minoritas.

"Saya meyakini, demokrasi, kebebasan & toleransi bisa berjalan beriringan," imbuhnya.

Atas pernyataan itulah sejumlah warganet ikut nimbrung mengomentari pendapat AHY soal kontroversi Presiden Prancis itu.

"Sering keluar di media televisi kalau buat pernyataan resmi sehingga rakyat tahu bapak ketum demokrat," kata warganet dengan akun @triman***

"Terkait pemenggalan warga perancis nya sendiri, posisi anda seperti apa?" kata @hosa***

Sementara seorang warganet dengan akun @Arwah*** justru menyinggung persoalan Hambalang yang sampai saat ini belum selesai.

"Saya mengikuti perkembamgan berita tentang kontroversi Pepo (Presiden Baper) terkait pembangunan misteri Candi Hantu Hambalang. Dilihat dari aspek apapun, sikap Pepo tetap tidak bisa dibenarkan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:55 WIB

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:50 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Intip saat Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Les Invalides Paris, Dikawal 146 Pasukan Berkuda

Intip saat Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Les Invalides Paris, Dikawal 146 Pasukan Berkuda

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:52 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:39 WIB

AHY Marah Sampai Tunjuk Anak Buah: Kepala Balai Sini, Anda Dengarkan Saya

AHY Marah Sampai Tunjuk Anak Buah: Kepala Balai Sini, Anda Dengarkan Saya

Video | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×