alexametrics

AHY Kecam Presiden Prancis, Warganet Ini Malah Ungkit Kasus Hambalang

Reza Gunadha | Hadi Mulyono
AHY Kecam Presiden Prancis, Warganet Ini Malah Ungkit Kasus Hambalang
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI di kompleks kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14-8-2020). ANTARA/HO-Biro Pers Parlemen

Ia menilai, penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW dilihat dari aspek apapun, sikap Macron tetap tidak bisa dibenarkan.

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi perhatian dunia usai mengecam aksi pembunuhan terhadap seorang guru sejarah bernama Samuel Paty di pinggiran kota Paris.

Ia berjanji akan membuat para Islamis tak bisa tidur dengan nyenyak di Prancis sebagai bentuk balasan atas pembunuhan tersebut.

"Para Islamis tidak akan tidur nyenyak di Prancis. Ketakutan akan berpindah sisi," kata Macron dalam pertemuan yang diadakan Minggu malam, dikutip Suara.com dari Sputnik News, Senin (19/10/2020).

Sontak pernyataan tersebut memanaskan suhu politik dunia yang memperbesar potensi gesekan antar agama.

Baca Juga: Hina Nabi Muhammad, Lagu Pendukung Sepakbola Israel Dihapus YouTube

Kecaman terhadap Emmanuel Macron dari berbagai tokoh dunia pun datang tidak terkecuali Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY kecam presiden Prancis. (Twitter/@AgusYudhoyono)
AHY kecam presiden Prancis. (Twitter/@AgusYudhoyono)

Melalui akun Twitternya @AgusYudhoyono, ia mewakili Partai Demokrat mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas terhadap kasus tersebut.

"Untuk itu, mewakili @PDemokrat, saya mendorong & mendukung pemerintah RI untuk bersikap tegas. Pemanggilan Dubes Perancis oleh @Kemlu_RI harus pastikan pesan Indonesia benar-benar didengar. Jangan membiarkan kontroversi ini berlarut-larut & timbulkan hal-hal tidak produktif di tengah pandemi," kata AHY, Kamis (29/10/2020)

Dalam utasnya itu, AHY mengaku dirinya mengikuti perkembangan kasus sensitif tersebut. Ia menilai, penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW dilihat dari aspek apapun, sikap Macron tetap tidak bisa dibenarkan.

Selain itu, kebebasan dalam demokrasi harus didasari pada toleransi & penghormatan terhadap keberagaman, termasuk dalam konteks agama.

Baca Juga: Laskar Sholawat Pamekasan Ajak Umat Islam Indonesia Boikot Produk Prancis

"Masyarakat Perancis dengan demokrasi yang mapan tentu paham, menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai kartun bisa melukai umat Islam dunia. Sayang, hal semacam itu seolah dibiarkan berulang-ulang," imbuh AHY.

Komentar