Tantang Presiden Erdogan Bakar Tas Hermes milik Ibu Negara, Kemal Dikecam

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 03 November 2020 | 21:48 WIB
Tantang Presiden Erdogan Bakar Tas Hermes milik Ibu Negara, Kemal Dikecam
Emine Erdogan, Ibu Negara Turki. (YouTube/World Economic Forum)

Suara.com - Pemimpin oposisi Partai Rakyat Republik (CHP), Kemal Klçdarolu dikecam setelahh menantang Presiden Erdogan untuk membakar tas Hermes milik ibu negara.

"Seorang politisi harus berbicara dengan seorang politisi. Pernyataan Kemal Klçdarolu tentang Ibu Negara sama sekali tidak pantas. Kami sangat mengutuknya. Kekerasan verbal adalah bagian penting dari kekerasan terhadap perempuan," kata juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) Ömer Çelik disadur dari Duvar English, Selasa (3/11/2020).

"Gaya politik atas keluarga dan perempuan adalah kekerasan langsung, tidak hormat dan perlu dikutuk," tambah Çelik.

Sebelumnya pada 27 Oktober, Klçdarolu menantang Presiden Recep Tayyip Erdoan untuk membakar tas Hermes milik ibu negara di taman istana kepresidenan menyusul seruan untuk memboikot produk buatan Prancis.

Klçdarolu mengatakan bahwa orang-orang sudah tidak dapat membeli barang-barang Prancis karena kejatuhan ekonomi negara itu.

Tas Hermes milik istri Presiden Turki.[Twitter]
Tas Hermes milik istri Presiden Turki.[Twitter]

"Bisakah warga membeli barang Prancis? Sosialita istana presiden dapat melaksanakan boikot tersebut. Mereka memiliki pesawat buatan Prancis, segera jual," kata Klçdarolu kepada anggota partainya.

"Nyonya Emine memiliki tas (Hermes). Dia harus membakarnya di taman istana presiden dan berkata, 'Saya protes (Prancis),'" seru Klçdarolu.

Tas tangan Hermes milik ibu negara Emine Erdoan menjadi kontroversi karena harganya 50.000 dolar (Rp 725 juta) dan menggunakannya pada tahun 2019.

Menyusul seruan Presiden Erdogan untuk memboikot barang-barang Prancis, tas Hermes tersebut menjadi trending topic di Twitter pada 26 Oktober.

Sehari kemudian, Erdoan menanggapi panggilan Klçdarolu pada istrinya, bertanya, "Kamu politisi macam apa?"

"Pak Kemal mengatakan beberapa patah kata tentang istri saya kemarin. Jika Anda punya nyali, bicarakan tentang saya. Jika Anda seorang politikus, bicarakan saya," kata Erdogan kepada anggota AKP di parlemen pada 28 Oktober tersebut.

"Jika Anda mencari tas untuk dibakar, Anda dan teman Anda punya banyak," tegas Erdogan.

Presiden Erdogan juga menanggapi tanggapan Klçdarolu atas pesawat buatan Prancis dengan bertanya, "Apa hubungannya?"

"Airbus adalah produk strategis. Mereka tidak hanya dibuat oleh Prancis, Anda juga menyedihkan," ujar Erdogan.

Presiden Erdogan menyerukan boikot atas produk buatan Prancis menyusul pernyataan Emmanuel Macron yang mendukung penerbitan kembali karikatur Nabi Muhammad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serukan Boikot Produk Prancis, Erdogan Berani Bakar Tas Hermes Istri?

Serukan Boikot Produk Prancis, Erdogan Berani Bakar Tas Hermes Istri?

News | Selasa, 03 November 2020 | 18:47 WIB

Korban Jiwa Gempa di Turki dan Yunani Tembus 100 Orang

Korban Jiwa Gempa di Turki dan Yunani Tembus 100 Orang

News | Selasa, 03 November 2020 | 12:49 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turki Jadi 94 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turki Jadi 94 Orang

News | Selasa, 03 November 2020 | 10:04 WIB

Terkini

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB