Ide Bung Karno Cuma Jadi Lip Service, Rocky Gerung: Rezim Ini Anti Pikiran

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Rabu, 04 November 2020 | 15:45 WIB
Ide Bung Karno Cuma Jadi Lip Service, Rocky Gerung: Rezim Ini Anti Pikiran
Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung bersama politikus Fadli Zon mendiskusikan pemikiran Soekarno, yang menurut mereka diabaikan dan dicederai oleh rezim pemerintahan Jokowi.

Fadli Zon membuka obrolan dengan menyinggung gaungnya pernyataan Soekarno yang seakan tak pernah berhenti, bahkan sampai saat ini.

Kendati begitu, Fadli Zon menyayangkan pernyataan Bung Karno hanya dipakai sampai pada lisan. Menurutnya, orang-orang sekadar mengucapkan tanpa ada usaha mengembangkan.

Oleh sebab itu, Fadli Zon khawatir pemikiran Bung Karno itu akan mendadak berhenti lantaran tidak ada upaya untuk memperbaharui.

Dalam kesempatan tersebut keduanya menyinggung Jokowi dan PDIP, penguasa yang berandil besar dalam pencetusan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)
Rocky Gerung berdiskusi dengan Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)

"Kaum nasionalis sekarang hanya berulang-ulang mengucapkan pernyataan Bung Karno. Itu lagi diulang-ulang seperti kaset. Saya khawatir mereka malah berhenti berpikir. Bung Karno memang hebat, tapi sekarang ini malah tidak ada upaya untuk membuat pikiran-pikiran baru," kata Fadli Zon dilansir YouTube Fadli Zon Official.

Keresahan Fadli Zon itu ditanggapi Rocky Gerung dengan sepakat. Senada dengannya, Rocky Gerung pun merasakan demikian.

Menurut Rocky Gerung, pemerintah saat ini tengah mengalami fase terputusnya pemikiran. Hal itu dilihatnya dari sikap pemerintah yang tampak gagap saat mengomunikasikan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Keresahan Fadli Zon tersebut ditanggapi Rocky Gerung dengan nada sepakat. Rocky Gerung menyebut saat ini pemerintah tengah mengalami fase terputusnya pemikiran.

"Kita mengalami pikiran yang terputus. Jadi gagal berpikir itu pertama kali dideteksi pada cara pemerintah untuk menarasikan atau mensosialisasikan Omnibus Law. Di situ kita lihat kegagapan mental pemerintah karena tidak mampu menemukan pikiran secara logis," ucap dia keras.

Rocky Gerung mengatakan, buntunya pemikiran ini membuat pemerintah sedikit-sedikit menyebut hoaks pendapat yang kontra dengannya.

"Akibatnya ketika rakyat bikin kontra pendapat langsung dibilang hoaks. Bahkan distempel oleh kominfo. Jadi keadaan kita diperburuk oleh narasi tidak intelek," imbuh Rocky.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyinggung usaha para pendahulu bangsa yang berusaha membebaskan masyarakat dari belenggu penjajahan.

Menurutnya, orang-orang yang berkuasa zaman dulu lebih intelek dan terbuka dengan kontra narasi. Bertolak belakang dengan rezim pemerintahan Jokowi.

Rocky Gerung menuturkan, dahulu Indonesia dihasilkan dari pikiran kritis para intelektual. Sayangnya, saat ini pemerintah malah cenderung anti pikiran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geruduk Kedubes Prancis, Massa Minta Jokowi Putus Hubungan Diplomatik

Geruduk Kedubes Prancis, Massa Minta Jokowi Putus Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 04 November 2020 | 14:49 WIB

UU Ciptaker Salah Ketik usai Diteken Jokowi, DPR: Baru Pertama Kali Terjadi

UU Ciptaker Salah Ketik usai Diteken Jokowi, DPR: Baru Pertama Kali Terjadi

News | Rabu, 04 November 2020 | 14:38 WIB

UU Cipta Kerja Ditandatangani Presiden, Rocky Gerung: Sudah Bisa Diduga

UU Cipta Kerja Ditandatangani Presiden, Rocky Gerung: Sudah Bisa Diduga

Jogja | Rabu, 04 November 2020 | 15:01 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB