Perhitungan Surat Suara Mail-in Dinilai Sangat Lambat, Ini Penyebabnya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 05 November 2020 | 11:07 WIB
Perhitungan Surat Suara Mail-in Dinilai Sangat Lambat, Ini Penyebabnya
Pemilihan suara di Pilpres AS. (Anadolu Agency/Tayfun Coskun)

Suara.com - Pemilihan presiden Amerika Serikat untuk tahun 2020 sedikit berbeda dari biasanya, karena ada surat suara yang diberikan melalui pos atau yang disebut mail-in ballot.

Sejumlah surat suara mail-in di Pennsylvania, Michigan, dan Wisconsin mengalami perhitungan yang sangat lambat namun sangat berpengaruh pada perolehan suara antara Joe Biden dan Donald Trump.

Menyadur CNN, alasan utama perhitungan tersebut adalah undang-undang di setiap negara bagian melarang pejabat pemilu untuk memulai pemrosesan dan menghitung jumlah surat suara yang digunakan pemilih di tengah pandemi Covid-19.

Misalnya Pennsylvania, badan legislatif yang dikendalikan Partai Republik menolak mengubah undang-undang negara bagian untuk mengizinkan pejabat pemilihan daerah mulai memproses surat suara sampai pukul 7 pagi waktu setempat pada Hari Pemilihan. Hal tersebut membuat penumpukan antara suara mail-in dan suara langsung yang diberikan pada hari Selasa (3/11).

Secara keseluruhan, Pennsylvania menerima hampir 2,6 juta surat suara, menurut situs web pemilihan negara bagian tersebut.

Seseorang berpartisipasi dalam pawai dan rapat umum untuk Presiden Donald Trump di 5th Avenue pada tanggal 25 Oktober 2020 di New York City. (AFP/David Dee Delgado)
Seseorang berpartisipasi dalam pawai dan rapat umum untuk Presiden Donald Trump di 5th Avenue pada tanggal 25 Oktober 2020 di New York City. (AFP/David Dee Delgado)

Para pejabat mengatakan itu 10 kali lipat jumlah surat suara mail-in yang diterima dalam pemilihan sebelumnya. Di kubu Demokrat di Philadelphia saja, para pejabat menerima lebih dari 350.000 surat suara mail-in yang tidak dapat diproses sampai pemungutan suara dibuka Selasa.

Sembilan wilayah di Pennsylvania lainnya, menurut laporan CNN, memilih untuk tidak mulai prosesperhitungan surat suara hingga Rabu pagi.

Menteri Luar Negeri Kathy Boockvar pada hari Rabu mencoba untuk mendorong negara yang tertinggal untuk mempercepat pelaporan total.

"Kami akan menindaklanjuti semua daerah tersebut untuk mengatakan, 'Hei, pastikan Anda memberikan file-nya kepada kami,'" kata Kathy.

Biden mendorong pendukungnya untuk memberikan suara lebih awal - sementara suara langsung kemungkinan besar mendukung Trump - jadi tidak mengherankan jika perolehan suara sementara Biden akan meningkat karena para pejabat menghitung lebih banyak surat suara mail-in.

"Mereka menemukan suara Biden di mana-mana - di Pennsylvania, Wisconsin, dan Michigan. Sangat buruk untuk Negara kita!" cuit Trump saat mengungkapkan kekesalan karena jumlah yang berubah-ubah.

Namun Richard Hasen, seorang ahli hukum pemilu di Fakultas Hukum Universitas California di Irvine dan seorang analis CNN, mengatakan tidak ada yang menyeramkan.

"Di tiga negara bagian itu, petugas pemilu meminta waktu tambahan untuk memproses surat suara dan sebagian besar digagalkan oleh anggota dewan," katanya.

"Surat suara tidak diproses secara acak, sehingga Anda mendapatkan hasil yang berubah-ubah setelah petugas pemilihan menambahkan surat suara mail-in ke dalam penghitungan," kata Hasen.

Michigan, yang menerima lebih dari 3,1 juta surat suara absen, menghadapi pembatasan serupa menjelang Hari Pemilu.

Undang-undang negara bagian yang baru memberi kota-kota dengan setidaknya 25.000 penduduk sedikit lebih banyak waktu daripada biasanya untuk memproses, tetapi tidak menghitung surat suara mail-in - tambahan 10 jam pada 2 November, sehari sebelum pemilihan.

Waktu yang pendek untuk memproses surat suara melalui pos di negara bagian seperti Pennsylvania dan Michigan sangat kontras dengan Florida, tempat para pejabat mulai memproses surat suara berminggu-minggu sebelum Hari Pemilihan, memungkinkan mereka untuk melaporkan hasil lebih cepat. Itulah sebagian alasan Trump dengan cepat diproyeksikan sebagai pemenang di Florida.

Di Wisconsin, petugas pemilu harus menunggu hingga pukul 7 pagi waktu setempat pada hari Selasa untuk memulai sebagian besar pemrosesan hampir 2 juta surat suara.

Pertarungan antara Biden dan Trump dapat terus berlanjut dalam beberapa minggu ke depan karena surat suara yang belum masuk yakni surat suara yang masuk setelah Hari Pemilihan.

Gubernur Pennsylvania Tom Wolf, seorang politisi partai Demokrat, mengatakan bahwa sistem bekerja sebagaimana mestinya, bahkan jika hasil lengkap belum tersedia hingga malam hari.

"Kami harus bersabar tapi yakin bahwa suara ini akan dihitung, akan dihitung secara akurat dan akan dihitung sepenuhnya," katanya. "Penundaan yang kami alami adalah tanda bahwa sistem bekerja."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima, Ariana Grande Serang Trump Usai Gunakan Lagunya di TikTok

Tak Terima, Ariana Grande Serang Trump Usai Gunakan Lagunya di TikTok

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy

Tentara AL Tembak Mati Teman Sendiri di Kapal Induk USS John F. Kennedy

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Giliran China Diancam-ancam Donald Trump Gara-gara Iran

Giliran China Diancam-ancam Donald Trump Gara-gara Iran

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Sanksi Ekonomi AS Cengkeram 5 Sektor Vital Iran Demi Lumpuhkan Jalur Keuangan

Sanksi Ekonomi AS Cengkeram 5 Sektor Vital Iran Demi Lumpuhkan Jalur Keuangan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?

Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Purbaya Klaim Amerika Tiru Indonesia soal Strategi Buyback Obligasi

Purbaya Klaim Amerika Tiru Indonesia soal Strategi Buyback Obligasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Nilai Sanksi Ekonomi Amerika Serikat Bentuk Keputusasaan

Menteri Luar Negeri Iran Nilai Sanksi Ekonomi Amerika Serikat Bentuk Keputusasaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Iran Hadapi Perang Ekonomi Total Akibat Ancaman Sanksi Baru Donald Trump

Iran Hadapi Perang Ekonomi Total Akibat Ancaman Sanksi Baru Donald Trump

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat

Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×