Terus Dipaksa Berhubungan Badan, Perawat Mutilasi dan Masak Tubuh Dokter

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 05 November 2020 | 12:35 WIB
Terus Dipaksa Berhubungan Badan, Perawat Mutilasi dan Masak Tubuh Dokter
Ilustrasi. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Seorang perawat di China tega membunuh dan memasak bagian tubuh seorang dokter yang memaksanya untuk berhubungan seks.

Menyadur The Sun, perawat yang diidentifikasikan sebagai Li Fengping  terpergok saat berusaha untuk membuang bagian tubuh korbannya ke toilet untuk menyembunyikan jejak.

Kasus tersebut terungkap ketika polisi mendapati Li sedang mencoba membuang jasad korban di belakang Rumah Sakit Rakyat Yulin, di kota Yulin di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, China.

Menurut media lokal, perawat bagian gawat darurat tersebut terlibat dalam sebuah hubungan seksual dengan wakil kepala ortopedi rumah sakit bernama Dr Luo Yuanjian.

Hubungan tersebut terjalin karena Li berhutang kepada sang dokter untuk membayar saat ia bermain judi.

Sebagai gantinya Dr Luo meminta Li untuk berhubungan badan hingga tiga kali seminggu, menurut laporan.

Karena tidak tahan terus menerus dipaksa berhubungan badan, Li kemudian balas dendam dengan membunuh Dr Luo dan memasak sebagian jenazahnya.

Sebuah gambar yang diambil oleh tetangga Li memperlihatkan saat petugas meninggalkan rumah perawat 25 tahun tersebut sembari membawa tandu yang ditutupi selembar kain, yang diduga membawa bagian tubuh Dokter Luo yang terpotong-potong.

Menurut surat kabar nasional Sohu, Li dijatuhi hukuman mati karena pembunuhan yang dilakukannya.

Li Fengping (tengah) saat menjalani persidangan.[YULIN INTERMEDIATE PEOPLE'S COURT]
Li Fengping (tengah) saat menjalani persidangan.[YULIN INTERMEDIATE PEOPLE'S COURT]

Selain itu, terdakwa juga diperintahkan untuk memberi kompensasi kepada keluarga Dr Lou sebesar Rp 212 juta, menurut laporan media Teller Report.

Mengenai tanggal eksekusi hukuman mati perawat tersebut belum ditentukan oleh pihak berwenang.

Kejadian serupa juga pernah terjadi di Thailand yang dilakukan oleh seorang bocah yang tega membunuh ayahnya, memotong-motong dan menyembunyikan di lemari es.

Sira Somdech, dari Bangkok, kemudian menembak dirinya sendiri ketika teman ibunya memergokinya saat sedang menyimpan jasad sang ayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! 330 Silent Carrier Terdeteksi di Xinjiang China

Gawat! 330 Silent Carrier Terdeteksi di Xinjiang China

Health | Rabu, 04 November 2020 | 11:18 WIB

Kasus Covid-19 di China Masih Bertambah, Terbanyak dari Xinjiang

Kasus Covid-19 di China Masih Bertambah, Terbanyak dari Xinjiang

Health | Selasa, 03 November 2020 | 15:07 WIB

EKSKLUSIF: Dubes RI China Jelaskan Sinergi Poros Maritim Indonesia (Part 2)

EKSKLUSIF: Dubes RI China Jelaskan Sinergi Poros Maritim Indonesia (Part 2)

Video | Selasa, 03 November 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB