alexametrics

Sempat Viral, Ini Sosok Bocah Pemulung yang Baca Alquran di Trotoar Bandung

Dany Garjito | Hernawan
Sempat Viral, Ini Sosok Bocah Pemulung yang Baca Alquran di Trotoar Bandung
Sosok Akbar, Bocah Pemulung yang Baca Alquran di Trotoar Jalan (Facebook).

Bocah bernama Akbar ini berhasil dijumpai di Lembang. Namun, dia ternyata datang jauh dari Garut.

Suara.com - Belakangan publik dibuat terenyuh oleh sosok bocah pemulung yang khusyu membaca Alquran di trotoar jalanan.

Sosoknya sontak merebut perhatian. Sebab ia dirasa berhasil mengetuk hati banyak orang.

Dalam potret yang beredar, bocah itu duduk seorang diri di emperan bangunan. Tak jauh darinya, sekarung peralatan memulung diletakannya. Kala itu hujan tiba dan ia berteduh sembari membaca Alquran.

Tim Pesantren Al Hilal Bandung dengan sigap mencari dan menelusuri jejak bocah yang mendadak viral di media sosial ini.

Baca Juga: Dimasak Jadi Peyek, Wujud Ikan Cupang Goreng Crispy Bikin Warganet Geger

Sosok Akbar, Bocah Pemulung yang Baca Alquran di Trotoar Jalan (Facebook).
Sosok Akbar, Bocah Pemulung yang Baca Alquran di Trotoar Jalan (Facebook).

Dalam keterangan di Facebooknya, Pesantren Al Hilal mengaku puas akhinya berhasil menemukan bocah berhati mulia yang diketahui bernama Akbar tersebut.

"Alhamdulillah akhirnya ketemu. Kemarin Pesantren Al Hilal mencari di Braga dan sekitarnya. Tidak ketemu. Ternyata dia sudah pindah jauh," ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, Akbar berhasil dijumpai di daerah Lembang, sekira 20km dari titik awal pencarian yakni Jalan Braga, Bandung.

Menurut informasi yang beredar, Akbar berasal dari Garut, Jawa Barat. Di sana, ia tinggal bersama dengan kakek dan neneknya. Sebab, kedua orang tuanya telah lama bercerai.

Luar biasanya, Akbar berangkat ke Bandung dengan berjalan kaki. Jarak 50 km ditempuhnya semata-mata untuk mencari kerja.

Baca Juga: Sadis! Nyolong Nasi Buat Makan, Bapak Ini Dibalbal Sampai Minta Ampun

Berhubung mencari kerja tengah menjadi hal yang sulit, akhirnya Akbar terpaksa menjadi pemulung guna menyambung hidup.

Komentar