Profil SM Amin yang Akan Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Jokowi

Rifan Aditya

Kamis, 05 November 2020 | 15:31 WIB
Profil SM Amin yang Akan Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Jokowi
Sutan Mohammad Amin Nasution atau SM Amin (Wikipedia)

Suara.com - Apakah kalian mengenal sosok Sutan Mohammad Amin Nasution atau SM Amin? Profil SM Amin banyak dicari publik setelah tokoh ini akan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi.

Melalui cuitan di Twitter, Mahfud MD mengumumkan bahwa tanggal 10 dan 11 November 2020, Presiden akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional (PN) dan Bintang Mahaputera (BM).

Tokoh yang mendapatkan gelar PN tersebut antara lain SM Amin dan Soekanto. Sementara yang mendapatkan Anugerah Bintang Mahaputera ialah Gatot Nurmantyo dan Arief Hidayat.

Dalam artikel ini, mari kita fokus memperhatikan siapakah SM Amin? Berikut adalah profil SM Amin yang dapat kita cermati bersama.

Latar Belakang SM Amin

SM Amin bernama lengkap Sutan Mohammad Amin Nasution. Dia merupakan seorang Gubernur Sumatera Utara Ke-1. Masa jabatan yang diembannnya ialah 18 Juli 1948 – 1 Desember 1948, pada masa Presiden Soekarno.

Jabatan SM Amin Nasution digantikan oleh Ferdinand Lumban Tobing, pada masa jabatan 23 Oktober 1953 – 12 Maret 1956.

Informasi pribadi

SM Amin Lahir 22 Februari 1904, di Belanda Lhoknga, Aceh Besar, Aceh. Ia meninggal dunia pada 16 April 1993, saat berumur 89 tahun dan dimakamkan di TPU Taman Kusir, Jakarta.

baca juga

Pendidikan SM Amin

SM Amin meraih pendidikan di:

  • ELS,1921
  • STOVIA, 1924
  • MULO, 1924
  • AMS afd B, 1927

Penghargaan yang Diperoleh SM Amin

Sosok Gubernur Sumatera Utara ke 1 ini pernah memperoleh beberapa bentuk penghargaan antara lain:

  • Bintang Mahaputra, dari Presiden B J Habibie 1998
  • Bintang Jasa Utama, dari Presiden Soeharto 1991
  • Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia, 1991
  • Satya Lantjana Peringatan Perdjoaengan Kemerdekaan RI, 1961.

Gelar Pahlawan Nasional

Sehubungan dengan rencana penganugerahan SM Amin sebagai Pahlawan Nasional (PN), SM Amin sebetulnya sudah diusulkan menjadi Pahlawan Nasional sejak lama. Seseorang yang juga punya nama pena sebagai Krueng Raba Nasution ini disebut sebagai tokoh penting di balik peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Kapolri Pertama Soekanto Tjokrodiatmodjo

Fakta-fakta Kapolri Pertama Soekanto Tjokrodiatmodjo

News | Rabu, 04 November 2020 | 20:20 WIB

6 Fakta Hari Pahlawan dari Sejarah hingga Jumlah Pahlawan Nasional

6 Fakta Hari Pahlawan dari Sejarah hingga Jumlah Pahlawan Nasional

News | Rabu, 04 November 2020 | 15:04 WIB

Sejarah Hari Pahlawan, Ini Penjelasan Kenapa Diperingati 10 November

Sejarah Hari Pahlawan, Ini Penjelasan Kenapa Diperingati 10 November

News | Rabu, 04 November 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 19:38 WIB

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

×