Setelah Tiga Hari, Presiden Turki Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Joe Biden

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 11 November 2020 | 14:11 WIB
Setelah Tiga Hari, Presiden Turki Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Joe Biden
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu Agency/Turkish Presidency)

Suara.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhirnya memberi selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya menjadi presiden Amerika Serikat dan mendesak hubungan yang lebih erat antara kedua negara.

Menyadur Arab News, Presiden Erdogan baru mengucapkan selamat kepada Biden setelah tiga hari penuh media AS menyebut pemilu dimenangkan oleh capres dari Partai Demokrat tersebut.

"Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan pemilihan Anda dan menyampaikan keinginan tulus saya untuk perdamaian dan kesejahteraan rakyat AS," kata Erdogan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantornya.

Presiden Erdogan juga mendesak kerja sama yang kuat antara kedua belah pihak.

Ankara dan Washington mengalami ketegangan selama empat tahun saat Trump menjabat, termasuk atas dukungan AS untuk milisi Kurdi Suriah yang dipandang Turki sebagai ancaman keamanan serius.

Masalah lain adalah pembelian Turki atas sistem pertahanan rudal Rusia berteknologi tinggi, dan penolakan AS untuk mengekstradisi seorang ulama Muslim yang disalahkan Erdogan karena melancarkan kudeta 2016.

"Tantangan yang kita hadapi saat ini, di tingkat global dan regional, menuntut kita untuk lebih mengembangkan dan memperkuat hubungan tersebut, yang didasarkan pada kepentingan bersama dan nilai-nilai bersama," kata Erdogan.

Pejabat Turki menaruh kekhawatiran kepada Joe Biden saat ia menyatakan kepada The New York Times pada bulan Desember bahwa Erdogan adalah seorang otokrat.

Joe Biden juga mengkritik kebijakan Erdogan terhadap milisi Kurdi dan mengatakan Washington perlu memberanikan mendukung saingannya sehingga mereka bisa menghadapi dan mengalahkan Erdogan.

Juru bicara Erdogan mengatakan pada bulan Agustus bahwa pernyataan tersebut menunjukkan ketidaktahuan, kesombongan dan kemunafikan pihak Amerika Serikat.

Hingga saat ini, Presiden Vladimir Putin dari Rusia, Xi Jinping dari China, dan Jair Bolsonaro dari Brasil belum memberikan ucapan selamat kepada Joe Biden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Ferrari, Bamsoet Melaju di Sirkuit F1 Turki

Pakai Ferrari, Bamsoet Melaju di Sirkuit F1 Turki

Jatim | Jum'at, 06 November 2020 | 08:30 WIB

Bamsoet Penuhi Undangan Owner Sirkuit F1 Turki, Melaju Pakai Ferrari

Bamsoet Penuhi Undangan Owner Sirkuit F1 Turki, Melaju Pakai Ferrari

Otomotif | Jum'at, 06 November 2020 | 08:15 WIB

Tertimpa Reruntuhan Bangunan selama 91 Jam, Seorang Bocah Berhasil Selamat

Tertimpa Reruntuhan Bangunan selama 91 Jam, Seorang Bocah Berhasil Selamat

News | Rabu, 04 November 2020 | 22:02 WIB

Terkini

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB