Paus Fransiskus Sediakan Tes Covid-19 Gratis untuk Gelandangan di Vatikan

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Jum'at, 13 November 2020 | 13:05 WIB
Paus Fransiskus Sediakan Tes Covid-19 Gratis untuk Gelandangan di Vatikan
Paus Fransiskus dalam Misa Jumat Agung untuk memperingati Sengsara dan Wafat Yesus, di Basilika Santo Petrus, Vatikan (10/4/2020) di masa lockdown Tahta Suci Vatikan serta Italia untuk menghentikan penyebaran pandemi Covid-19 [AFP/Pool/Andrew Medichini].

Suara.com - Paus Fransiskus menawarkan tes Covid-19 gratis bagi tunawisma dan kaum tak mampu, sebagai bagian dari kegiatan Hari Orang Miskin Sedunia yang diinisiasi oleh Gereja Katolik Roma.

Menyadur Channel News Asia, Jumat (13/11/2020), fasilitas tes gratis disediakan di sebuah klinik yang terleteka di luar Lapangan Santo Petrus, yang didirikan oleh Paus beberapa tahun lalu guna memberikan perawatan medis bagi orang miskin.

Uskup Agung Rino Fisichella mengatakan sekitar 50 tes akan disediakan setiap hari. Langkah ini akan terus berlanjut tanpa batas waktu.

Bagi mereka yang hasil tesnya negatif, akan mendapatkan sertifikat untuk masuk ke fasilitas penampungan.

Sementara yang dinyatakan positif virus corona, akan diarahkan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Lebih lanjut disebutkan, mayoritas tunawisma di Italia merupakan warga negara asing yang tidak memiliki dokter keluarga.

Paus Fransiskus menetapkan Hari Orang Miskin Sedunia empat tahun lalu, sebagai momentum untuk memberikan perhatian lebih kepada mereka yang membutuhkanm terutama di negara-negara maju.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah diadakan Misa bagi ribuan orang miskin di Basilika Santo Petrus dan kemudian menyediakan makan siang bagi 1.500 tunawisma di auditorium Vatikan.

Namun akibat pandemi virus corona, Misa kali ini hanya dihadiri oleh 100 tunawisma. Agenda makan siang diganti dengan pengiriman 5.000 paket makanan ke keluarga miskin, termasuk 2,5 ton pasta yang disumbangkan oleh perusahaan Italia.

Adapun lebih dari 350.000 akan diberikan kepada siswa di pinggiran kota Roma yang kurang makmur.

Italia melampaui angka 1 juta infeksi virus corona pada Rabu (11/11), menyalip Meksiko yang menjadi satu di antara 10 negara yang terdampak paling parah di dunia, berdasarkan perhitungan Reuters.

Menurut Worldometers, Jumat (11/11), Italia sejauh ini mencatatkan 1.066.401 kasus virus corona dengan 43.589 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paus Fransiskus Mengutuk Pengunjuk Rasa Anti-Lockdown

Paus Fransiskus Mengutuk Pengunjuk Rasa Anti-Lockdown

News | Selasa, 03 November 2020 | 06:03 WIB

Paus Fransiskus Dikritik Gegara Jarang Pakai Masker saat Pertemuan

Paus Fransiskus Dikritik Gegara Jarang Pakai Masker saat Pertemuan

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:59 WIB

Untuk Pertama Kali, Paus Fransiskus Angkat Kardinal Keturunan Afro-Amerika

Untuk Pertama Kali, Paus Fransiskus Angkat Kardinal Keturunan Afro-Amerika

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 08:37 WIB

Terkini

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB