Tengku: Kepada Anggota FPI Jangan Lakukan Kekerasan Pada Si Nikita

Siswanto

Jum'at, 13 November 2020 | 16:40 WIB
Tengku: Kepada Anggota FPI Jangan Lakukan Kekerasan Pada Si Nikita
Nikita Mirzai bertamu di rumah Soimah. - (YouTube/CrazyNikmirREAL)

Suara.com - Kembalinya Habib Rizieq Shihab ke Indonesia memunculkan kehebohan-kehebohan baru. Mulai dari berkumpulnya pengikut yang menyambutnya sehingga memicu kekhawatiran muncul klaster baru corona sampai ucapan artis Nikita Mirzani yang membikin pendukung Habib Rizieq marah.

Media-media memberitakan, salah satu ucapan Nikita Mirzani yang membikin pendukung Habib Rizieq emosi lantaran merasa imam besar mereka telah dihina yaitu "habib adalah tukang obat."

Kabarnya gara-gara ucapan itu, pengikut Habib Rizieq, terutama laskar Front Pembela Islam, akan mendatangi rumah artis penuh sensasi.

Muncul kekawatiran jika sampai benar-benar laskar menggeruduk rumah Nikita Mirzani di Jakarta. Sebelum kejadian, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain mengimbau para laskar untuk menempuh jalur hukum saja dan menghindari kekerasan demi menjaga nama baik ulama.

"Kepada seluruh anggota FPI dan kaum muslimin jangan lakukan kekerasan pada si Nikita, ikuti saja prosedur hukum. Lapor polisi," kata Tengku.

Tengku menambahkan, "jika tidak ditindaklanjuti kita tambahkan dalam catatan sejarah hukum. Jangan sampai Ulama kita terkorban seperti kasus si Wardah dulu."

Tengku memiliki sejumlah dugaan mengenai kenapa Nikita sampai berkata demikian.

Dengan satir dia berkata, "mungkin yang mengatakan habib itu tukang obat, lagi hamil muda, lagi ngidam. Atau hajatnya tidak kesampaian terus kalap dan menyerang harga diri habib. Maklum mungkin juga dia sedang sulit duit karena Covid, jualan tidak laku. Orang pada takut dan melakukan physical distancing. Paham...?" kata Tengku.

Rumah Nikita Mirzani mendapatkan pengawasan dari aparat kepolisian pasca isu akan didatangi laskar.

baca juga

"Hanya mengantisipasi jangan sampai ada kejadian di wilayah Jaksel. Jadi kita akan melakukan pengamanan di wilayah," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Budi Sartono.

Pengamanan rumah Nikita Mirzani, katanya, bukan atas permintaan yang bersangkutan.

"Namun sebagai jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tentunya kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×