Habib dan Gus, Apa Arti serta Perbedaannya?

Dany Garjito | Suara.com

Sabtu, 14 November 2020 | 20:21 WIB
Habib dan Gus, Apa Arti serta Perbedaannya?
Umat islam. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Seseorang dipanggil Habib atau Gus harus memenuhi syarat tertentu. Tidak sembarang muslim bisa dipanggil Habib atau Gus. Ada gelar yang pada hakikatnya tidak bisa disandangkan begitu saja kepada seseorang. Mereka yang diberi gelar semestinya harus melalui proses-proses pembuktian yang wajar sehingga bisa dipanggil Habib atau Gus. Lantas, apa beda Habib dan Gus? Berikut penjelasan singkatnya.

Habib

Menyadur Hops.id -- jaringan Suara.com, Quraish Shihab mengatakan bahwa habib adalah gelar yang sangat terhormat. Gelar ini semestinya tidak disandangkan kepada sembarang orang. Ada tiga kategori seseorang bisa dipanggil atau diberi gelar habib atau kyai. Tiga kategori itu ialah:

  • Orang itu memiliki pengetahuan agama mendalam
  • Orang itu dapat mengamalkan ilmu yang dimiliki
  • Orang tersebut dapat mengabdi secara tulus di tengah-tengah masyarakat.

Implementasinya kurang lebih begini, seseorang yang sudah bergelar habib atau kyai ialah orang-orang yang dapat menjawab pertanyaan lalu memberikan solusi. Karena ulama menurut Al-quran merupakan pewaris nabi. Artinya orang-orang tersebut mampu memberikan solusi atas problematika, khususnya pada zamannya masing-masing. Maka dari itu, orang yang bergelar habib memiliki tugas yang tidak mudah. Dirinya harus mampu mencintai dan dicintai sesama serta dapat mengekspresikan cinta kepada lingkungannya.

Sementara itu, di kalangan Bani Alawiyyah/Sa'adah dari Hadramaut seseorang dipanggil habib karena memiliki kriteria telah melalui pendidikan keagamaan dan memiliki hubungan nasab dengan Nabi Muhammad SAW. Gelar habib adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada para keturunan Nabi Muhammad SAW dari turunan Husen yaitu putra Ali bin Abi Thalib dan Siti Fatimah Zahra (putri Nabi Muhammad SAW). Keturunan mereka diriwayatkan tersebar ke berbagai lokasi seperti Lembah Hadramaut, Asia Tenggara, Afrika Timur, dan beberapa negara Arab.

Gus

Sebutan Gus sangat umum di Jawa. Gus adalah sebutan atau gelar yang ditujukan kepada anak muda keturunan kyai di Jawa. Gus ini merupakan anak kandung kyai. Ketika dia naik menjadi pengurus pesantren menggantikan ayahnya, dia akan bergelar kyai. Gus yang nyandar di dirinya hilang, seperti disadur dari NU Online.

Selain kepada anak kandung, gus juga bisa disematkan kepada anak laki-laki mantu kyai pengasuh pesntren. Mantu kyai akan dipanggil Gus meskipun tidak memiliki garis keturunan kyai.

Seorang gus bisa ditahbiskan jadi kiai. Pada tahap ini, seseorang yang dipanggil gus itu bisa menerimanya bisa juga tidak, terserah dia. Kalau lebih suka dipanggil gus, maka dia bisa tetap bergelar gus daripada kyai meskipun sudah naik kedudukan menjadi kepala pesantren warisan ayahnya.

Analogi gelar Gus seperti gelar putra mahkota kepada keturunan raja sebagai pewaris tahta. Si putra mahkota kelak akan berganti gelar menjadi raja, tapi bisa juga dia menolaknya. Akan tetapi, tetap akan dianggap sebagai
putra mahkota yang sebenarnya.

Di Madura, "Gus" lebih dikenal dengan sebutan "Lora". Karenanya, di Madura, seorang putra kyai besar akan dipanggil Lora bukan Gus. Akan tetapi, maksud dan tujuannya sama yakni gelar yang tersemat kepada putra keturunan kyai.

Meskipun begitu, ada juga sebuah pengecualian. Di mana sebutan gus juga dijadikan lambang keilmuan dan akhlak sosial seseorang. Gus menjadi tidak hanya sebagai lambang keturunan kyai, melainkan juga penguasaan seseorang terhadap ilmu pengetahuan. Di masyarakat, kerap terjadi penyematan "Gus" kepada seseorang yang bukan keturunan kyai dari pesantren. Hal itu terjadi karena anak laki-laki tersebut memiliki kecakapan ilmu pengetahuan umum dan ilmu pengetahuan agama yang luas dan mendalam. Sehingga, secara aura, keilmuan dan perilaku sosialnya pantas diberi gelar "Gus."

Berpandangan dari semua aspek di atas, maka beda habib dan gus bergantung pada garis keturunan dan penguasannya terhadap ilmu agama. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova

Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:31 WIB

Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'

Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'

Otomotif | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:07 WIB

Mensos Gus Ipul Apresiasi Kemajuan Siswa Sekolah Rakyat di Katingan

Mensos Gus Ipul Apresiasi Kemajuan Siswa Sekolah Rakyat di Katingan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:00 WIB

Sekjen PBNU Gus Ipul Usulkan Ploso Jadi Lokasi Munas dan Konbes NU, Pembukaan di Bangkalan

Sekjen PBNU Gus Ipul Usulkan Ploso Jadi Lokasi Munas dan Konbes NU, Pembukaan di Bangkalan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB

Penerapan Hukum Makanan Tanpa Label di Era Modern ala Gus Nadir

Penerapan Hukum Makanan Tanpa Label di Era Modern ala Gus Nadir

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:26 WIB

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

Susul Gus Yaqut, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketua Kesthuri ke Penjara!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:02 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB