Kementerian PPPA: Fenomena Baby Blues Benar Ada, Minim Dukungan Keluarga Jadi Faktor

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 04 Maret 2026 | 15:08 WIB
Kementerian PPPA: Fenomena Baby Blues Benar Ada, Minim Dukungan Keluarga Jadi Faktor
Ilustrasi baby blues syndrome (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Fenomena *baby blues* adalah kondisi nyata akibat tekanan psikologis ibu pascamelahirkan tanpa dukungan lingkungan.
  • Deputi PPPA menekankan pentingnya dukungan sistem dalam keluarga untuk mengatasi stres ibu baru.
  • Pola relasi gender memengaruhi beban pengasuhan, sehingga suami wajib terlibat aktif mendampingi istri.

Suara.com - Fenomena baby blues disebut bukan sekadar istilah populer, tetapi kondisi nyata yang terjadi di masyarakat. Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Amurwani Dwi Lestariningsih, menyatakan kondisi tersebut berkaitan dengan tekanan psikologis ibu pascamelahirkan yang tidak mendapat dukungan lingkungan.

“Fenomena baby blues itu benar-benar ada. Seperti beberapa waktu yang lalu, seorang ibu membawa anaknya kemudian dia sudah berdiri di depan stasiun UI, dia itu baby blues yang sebenarnya, yang berawal dari bagaimana dia stres karena lingkungan yang tidak mendukung dia,” kata Amurwani dalam konferensi pers Hari Perempuan Internasional bersama United Nation di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Ia menyebut tekanan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi situasi sekitar, termasuk absennya sistem pendukung di dalam keluarga.

“Gak ada support system di situ. Jadi karena itu perlu ketika pemahaman berbasis gender ini gak usah jauh-jauh, tapi yang dekat di situ saja. Bagaimana mendobrak norma lama. Jadi jangan juga mertua menyalahkan menantu karena dibilangnya menantu gak bisa ngurus anak,” ujarnya.

Menurut Amurwani, pola relasi dalam keluarga masih memengaruhi beban pengasuhan yang diterima perempuan. Ia menyoroti perlunya keterlibatan suami dalam masa pascamelahirkan dan pengasuhan anak.

“Tetapi bagaimana mertua juga meminta anaknya laki-laki ini merawat istrinya ketika dia dalam proses-proses melahirkan, pengasuhan anak. Beda sekali anak yang mendapat pengasuhan dari bapak dan ibu dua-duanya yang memberi perhatian dan berbeda ketika seorang anak dibesarkan oleh keluarga kosong. Keluarga kosong itu artinya bisa ada ibunya, bisa ada bapaknya, atau bisa juga tidak ada dua-duanya,” katanya.

Ia juga menyinggung kondisi keluarga dengan satu orang tua sebagai bagian dari realitas sosial yang perlu diperhatikan dalam pembahasan pengasuhan.

“Salah satu misalkan ada ibu, gak ada bapak. Ada bapak, gak ada ibu,” ucap Amurwani.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan kesetaraan gender dan pola pengasuhan di dalam keluarga, khususnya pada masa-masa awal setelah kelahiran anak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual

Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual

Sport | Senin, 02 Maret 2026 | 23:12 WIB

Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan

Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 09:39 WIB

Kasus YBS dan Keberpihakan Anggaran Perlindungan Anak

Kasus YBS dan Keberpihakan Anggaran Perlindungan Anak

Opini | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:33 WIB

Ironi Pahit: Rumah Sendiri Jadi Lokasi Paling Sering Terjadinya Kekerasan Seksual pada Perempuan

Ironi Pahit: Rumah Sendiri Jadi Lokasi Paling Sering Terjadinya Kekerasan Seksual pada Perempuan

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 18:00 WIB

Bantu Ibu Cari Barang Bekas, Anak 16 Tahun di Lampung Putus Sekolah, Ini Kata Kemen PPPA!

Bantu Ibu Cari Barang Bekas, Anak 16 Tahun di Lampung Putus Sekolah, Ini Kata Kemen PPPA!

News | Minggu, 26 Oktober 2025 | 14:25 WIB

KPPPA Minta Orang Tua dan Siswa Tak Takut Santap MBG: Manfaatnya Jauh Lebih Besar!

KPPPA Minta Orang Tua dan Siswa Tak Takut Santap MBG: Manfaatnya Jauh Lebih Besar!

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 10:34 WIB

Soroti Kasus Keracunan MBG, Wamen PPPA Veronica Tan Usul Tiga Perbaikan Kunci

Soroti Kasus Keracunan MBG, Wamen PPPA Veronica Tan Usul Tiga Perbaikan Kunci

News | Minggu, 28 September 2025 | 14:33 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×