Puji Habib Rizieq, Rocky Gerung Sebut Petamburan Markas Akal Sehat

Rifan Aditya | Hernawan | Suara.com

Minggu, 15 November 2020 | 18:57 WIB
Puji Habib Rizieq, Rocky Gerung Sebut Petamburan Markas Akal Sehat
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pengamat Politik Rocky Gerung mengomentari banyaknya massa yang datang ke kediaman Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Petamburan.

Rocky Gerung mengatakan, hal itu menjadi wajar lantaran dia dinilai sebagai sosok yang cerdas dan mampu membaca keinginan publik.

Kendati begitu, Rocky Gerung tidak menampik bahwa Habib Rizieq terkadang dicap sebagai orang radikal.

Namun, stigma itu dibantah oleh Rocky Gerung lantaran dia melihat Habib Rizieq adalah tokoh yang menghargai kemajemukan.

Rocky Gerung Mengomentari Ramainya Perhatian Publik Untuk Habib Rizieq (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung Mengomentari Ramainya Perhatian Publik Untuk Habib Rizieq (YouTube/RockyGerungOfficial).

"Saya kira orang selalu keliru melihat Habib Rizieq. Jadi orang punya frame Habib Rizieq sejak sebelum reformasi atau awal reformasi karena secara retorika Habib Rizieq memang begitu. Bahasa tubuhnya radikal, suka ambil poin yang sensasional," ungkap Rocky dikutip dari tayangan Kanal YouTube-nya.

Lebih lanjut, Rocky Gerung tampak memuji sosok Hibab Rizieq.

Menurutnya, Habib Rizieq adalah tokoh yang memiliki kemampuan intelektual yang luar biasa. Hal itu lah yang membuat publik percaya dengannya.

"Habib Rizieq punya pengetahuan sejarah bangsa yang lengkap, dia tahu bagaimana kondisi politik disusupi kepentingan agama. Dia mengerti bagaimana negeri ini berupaya keluar dari stigma," kata Rocky.

Rocky Gerung menuturkan, Habib Rizieq telah belajar bagaimana membuat spektrum perpolitikan yang lebar. Adapun cara yang dilakukannya adalah menerima berbagai pikiran dan ide majemuk di kediamannya Petamburan.

Sampai-sampai, Rocky Gerung menyebut rumahnya di Petamburan adalah markas akal sehat.

Pasalnya, semua yang datang ke sana bermaksud untuk diksusi dengan akal dan keinginan yang unik.

"Dia belajar, paham mesti bikin spektrum politiknya lebar. Dia menerima pikiran yang majemuk di Petamburan, markas akal sehat," tegas Rocky.

"Sebutan itu datang karena semua yang di situ ingin diskusi dengan akal dan keinginan unik yaitu bercakap di dalam perbedaan. Itu hanya bisa dilakukan dengan akal sehat. Kalau tidak cuma debat kusir," tandasnya.

Untuk diketahui, sejak kepulangan Habib Rizieq pada Selasa (10/11/2020) lalu, orang-orang ramai memadati Petamburan.

Bahkan, sejumlah tokoh politik seperti Anies Baswedan pun mengunjungi sosok Imam Besar FPI ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Ultimatum Habib Rizieq Denda Rp 100 Juta jika Kembali Langgar Prokes

Doni Ultimatum Habib Rizieq Denda Rp 100 Juta jika Kembali Langgar Prokes

News | Minggu, 15 November 2020 | 18:41 WIB

Habib Rizieq Tawarkan Jokowi Rekonsiliasi, Pengamat: Itu Cuma Gimik

Habib Rizieq Tawarkan Jokowi Rekonsiliasi, Pengamat: Itu Cuma Gimik

Jakarta | Minggu, 15 November 2020 | 18:19 WIB

Satgas Covid-19 Pusat Apresiasi Anies Denda Habib Rizieq Rp 50 Juta

Satgas Covid-19 Pusat Apresiasi Anies Denda Habib Rizieq Rp 50 Juta

News | Minggu, 15 November 2020 | 18:19 WIB

Terkini

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:14 WIB

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:10 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:57 WIB

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:53 WIB

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:51 WIB

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:48 WIB

Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:47 WIB

5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan

5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:37 WIB