Geger Kanopi Parkir Mobil Pelat Merah di Jalanan, Pemilik: Garasi Penuh

Reza Gunadha, Hernawan

Senin, 16 November 2020 | 15:20 WIB
Geger Kanopi Parkir Mobil Pelat Merah di Jalanan, Pemilik: Garasi Penuh
Viral Mobil Dinas Parkir di Bawah Kanopi yang Memakan Hampir Setengah Bahu Jalan (Instagram/Infoseputarlombok).

Suara.com - Belakangan publik digegerkan oleh foto sebuah mobil dinas berplat merah yang terparkir di jalan depan rumah.

Keberadaan mobil itu sontak menuai kecaman. Sebab, mobil itu terparkir di bawah bangunan kanopi yang lebarnya menutupi separuh jalan kecil.

Padahal, jalanan kecil itu masih dibuat lalu lalang kendaraan lainnya.

Foto mobil dinas yang dinilai parkir seenaknya tersebut viral di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @infoseputarlombok, Sabtu (14/11/2020).

Keberadaan mobil dinas tersebut awalnya dikabarkan oleh akun Facebook Ery Nugroho Houstanto.

Viral Mobil Dinas Parkir di Bawah Kanopi yang Memakan Hampir Setengah Bahu Jalan (Instagram/Infoseputarlombok).
Viral Mobil Dinas Parkir di Bawah Kanopi yang Memakan Hampir Setengah Bahu Jalan (Instagram/Infoseputarlombok).

"Kirain jalan buntu, ternyata masih ada jalan di samping garasi," kata Ery dalam narasi.

Terpotret di sana sebuah mobil hitam terparkir di bawah kanopi bertiang biru yang luasnya menutupi separuh bahu jalan.

Usut punya usut, mobil tersebut adalah milik seorang warga yang beralamat di Jalan Pakis 1 No.23 BTN Sweta Mataram.

Dikutip dari @infoseputarlombok, pemilik sudah mengklarifikasi keberadaan mobil dinas yang terparkir di depan rumahnya.

baca juga

Menurutnya, alasan pembuatan kanopi sebagai pelindung mobil tak lain supaya tidak terkena terik matahari dan embun pagi.

"Alasan dibuat kanopi supaya tidak kena terik panas matahari sama embun, supaya mobil dinas itu terawat," ungkap pemilik rumah.

Selain itu, pemilik rumah juga mengatakan, alasan penggunaan jalan umum sebagai tempat memarkirkan mobilnya tak lain karena garasi rumah sudah penuh.

Sebab, di dalam garasi rumahnya terparkir kendaraan lainnya.

Kendati begitu, sang pemilik yakin kanopi buatannya tidak mengganggu jalanan dan kepentingan umum.

Menurut dia, mobil bahkan truk lain masih bisa lewat.

"Ini jalan tidak mengganggu kendaraan lain untuk lewat. Mobil lain masih bisa lewat dan bahkan truk masih bisa lewat," ucapnya.

Unggahan @infoseputarlombok dibanjiri berbagai komentar warganet. Beberapa dari mereka mengaku murka melihat adanya kanopi yang menutupi separuh jalan umum.

"Apapun alasannnya, anda tetap salah Pak," kata @irvan******.

"Alasannya karena mobil masih lewat? Di jalan raya dan jalan tol pun demikian. Jalan luas dan mobil masih bisa lewat," balas @alam*********.

"Itu bukan alasan. Tetap saja anda telah mengambil hak pengguna jalan. Apa karena plat merah jadi seenaknya," timpal @riizky*******.

Lihat unggahannya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Aksi Pemukulan di Cafe di Bandung, Polisi: Motifnya Dendam

Viral Video Aksi Pemukulan di Cafe di Bandung, Polisi: Motifnya Dendam

Jabar | Senin, 16 November 2020 | 14:54 WIB

Viral Skripsi Setebal 2.000 Halaman, Warganet: Skripsi Atau Buku Dosa Bun?

Viral Skripsi Setebal 2.000 Halaman, Warganet: Skripsi Atau Buku Dosa Bun?

News | Senin, 16 November 2020 | 14:35 WIB

Heboh Acara Lamaran Mbak-mbak Paling Iconik di Facebook Sejak 2009

Heboh Acara Lamaran Mbak-mbak Paling Iconik di Facebook Sejak 2009

News | Senin, 16 November 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Berujung Maut! Tertangkap Basah Curi Jeruk, Pria di Banyuwangi Tewas Dihajar Warga

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 07:50 WIB

×